Sumbardaily.com - Gelaran Piala Dunia 2026 semakin memasuki fase krusial. Pertandingan-pertandingan babak gugur menghadirkan duel antar raksasa sepak bola dunia, termasuk laga yang paling dinanti antara Portugal menghadapi Spanyol pada babak 16 besar.
Di tengah antusiasme pecinta sepak bola dunia, dukungan terhadap Portugal juga datang dari Manajer Tim Semen Padang FC sekaligus fans AC Milan atau Milanisti, Braditi Moulevey.
Menurutnya, Portugal memiliki kapasitas untuk melangkah hingga partai puncak bahkan mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Braditi menilai skuad asuhan Roberto Martinez memiliki perpaduan ideal antara pengalaman dan regenerasi.
Kehadiran Cristiano Ronaldo sebagai sosok pemimpin di ruang ganti berpadu dengan kualitas pemain-pemain seperti Bruno Fernandes, Rafael Leao, Vitinha, Joao Neves hingga Goncalo Ramos menjadi modal besar bagi Selecao das Quinas untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
"Saya menjagokan Portugal menjadi juara Piala Dunia 2026. Mereka memiliki kombinasi pemain senior dan pemain muda yang sangat berkualitas. Pengalaman Ronaldo tetap penting, sementara pemain-pemain muda mereka semakin matang dan mampu menjadi pembeda," katanya, Senin (6/7/2026).
Sebagai seorang Milanisti, pria yang akrab disapa Levi itu mengaku selalu mengikuti perkembangan kompetisi sepak bola Eropa.
Menurutnya, karakter pemain Portugal yang banyak ditempa di liga-liga elite Eropa membuat mereka memiliki mental bertanding yang kuat ketika tampil di turnamen besar.
Ia mengakui perjalanan Portugal menuju tangga juara tidak akan mudah. Namun, tim tersebut dinilai memiliki kedalaman skuad yang cukup merata sehingga mampu bersaing menghadapi siapa pun.
Ujian pertama Portugal di fase gugur datang dari rival sekawasan, Spanyol. Duel bertajuk Iberian Derby itu diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbaik pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Portugal melaju ke fase ini setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor 2-1 melalui pertandingan yang berlangsung dramatis.
Di sisi lain, Spanyol tampil lebih meyakinkan usai mengalahkan Austria 3-0 dan bahkan belum kebobolan sepanjang turnamen hingga menjelang pertandingan ini.
Meski banyak pengamat menempatkan Spanyol sebagai favorit berkat performa yang lebih konsisten, Braditi Moulevey tetap percaya Portugal mampu memberikan kejutan.
"Sepak bola bukan hanya soal statistik. Portugal punya mental bertanding yang kuat. Pada pertandingan besar, pengalaman sering menjadi faktor penentu. Saya optimistis Portugal bisa melewati Spanyol dan terus melangkah hingga menjadi juara dunia," katanya.
Laga Portugal melawan Spanyol juga mempertemukan dua generasi berbeda. Di satu sisi terdapat Cristiano Ronaldo yang masih menjadi ikon sepak bola Portugal, sementara Spanyol mengandalkan generasi baru dengan permainan kolektif yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik sepanjang turnamen.
Banyak pihak menilai Spanyol unggul dari sisi performa, tetapi Portugal tetap memiliki kualitas individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja.
Secara historis, duel Portugal melawan Spanyol selalu berlangsung sengit. Rivalitas kedua negara di Semenanjung Iberia kerap menghadirkan pertandingan dengan tensi tinggi, baik di ajang Piala Dunia maupun kompetisi internasional lainnya. Karena itu, pertandingan kali ini diprediksi berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.
Levi berharap pertandingan berlangsung sportif dan menyajikan kualitas sepak bola terbaik. Namun, di balik harapan tersebut, ia tetap yakin Portugal akan keluar sebagai pemenang.
"Kalau ditanya siapa yang akan menjadi juara Piala Dunia 2026, pilihan saya tetap Portugal. Saya percaya mereka memiliki kesempatan besar untuk mengangkat trofi apabila mampu melewati laga berat melawan Spanyol," tuturnya.
Pertandingan Portugal kontra Spanyol pada Selasa (7/7/2026) dini hari pukul 02.00 WIB diperkirakan menjadi salah satu laga paling menarik di babak 16 besar.
Pemenang pertandingan tersebut akan menjaga asa menuju perempat final dan semakin dekat dengan impian meraih gelar juara dunia 2026. (*)
















