BPBD Solok Sisir Sungai Pascagalodo untuk Antisipasi Ancaman Bencana Susulan

BPBD Solok Sisir Sungai Pascagalodo untuk Antisipasi Ancaman Bencana Susulan

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok kembali membersihkan aliran sungai yang terdampak banjir bandang pada Minggu (18/10/2026). (Foto: BPBD Kab Solok)

Sumbardaily.com - Pascagalodo di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, upaya pemulihan lingkungan masih terus dilakukan meski status tanggap darurat telah beralih ke masa transisi pemulihan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok kembali membersihkan aliran sungai yang terdampak banjir bandang pada Minggu (18/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penanganan lanjutan setelah banjir bandang dan longsoran puing menerjang kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok di Arosuka pada Senin malam, 21 September 2026, sekitar pukul 19.30–20.00 WIB.

Bencana itu melanda Nagari Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang. Meski masa tanggap darurat telah berakhir, penanganan sisa material dan pemulihan lingkungan di kawasan terdampak masih menjadi perhatian BPBD Kabupaten Solok.

Dikutip dari unggahan Instagram BPBD Kabupaten Solok, Senin (19/10/2026), kegiatan pembersihan sungai akan terus dilaksanakan selama beberapa hari ke depan. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi lingkungan setelah banjir bandang sekaligus mengurangi risiko bencana susulan.

“Berakhirnya status tanggap darurat bukan berarti berakhirnya pengabdian,” demikian keterangan BPBD Kabupaten Solok dalam unggahan tersebut.

BPBD Kabupaten Solok menegaskan bahwa penanganan dampak bencana tetap dilanjutkan meskipun status kedaruratan telah berubah. Upaya di lapangan tidak hanya berfokus pada pembersihan, tetapi juga mencakup pemeriksaan kondisi sungai yang terdampak banjir bandang.

BPBD Kabupaten Solok Siapkan Susur Sungai

Selain melanjutkan pembersihan, BPBD Kabupaten Solok juga akan melakukan susur sungai untuk memeriksa kondisi aliran setelah diterjang galodo. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi material yang masih tersisa akibat banjir bandang serta memetakan lokasi yang berpotensi menimbulkan ancaman.

Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi bahan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan. Dengan mengetahui kondisi sungai dan titik-titik yang berisiko, upaya pengurangan ancaman bencana susulan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah.

Pembersihan dan susur sungai menjadi bagian dari rangkaian pemulihan pascabencana di Arosuka. Langkah ini juga menunjukkan bahwa pekerjaan penanganan bencana tidak berhenti ketika status tanggap darurat dinyatakan berakhir.

BPBD Kabupaten Solok menyatakan akan terus bekerja selama masih terdapat dampak bencana yang perlu ditangani dan keselamatan masyarakat harus dijaga.

“Kami bekerja bukan untuk pujian, bukan pula untuk penghargaan. Ini adalah tugas, amanah, dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati,” demikian keterangan BPBD Kabupaten Solok.

Di tengah kondisi sungai yang masih membutuhkan penanganan, tim BPBD tetap melanjutkan pekerjaan pembersihan dan persiapan pemeriksaan lapangan. Material berupa lumpur, bebatuan, serta sisa-sisa bencana menjadi bagian dari kondisi yang harus ditangani dalam proses pemulihan lingkungan.

BPBD Kabupaten Solok menegaskan komitmennya untuk tetap hadir di tengah masyarakat. Penanganan dampak galodo akan dilanjutkan sebagai bagian dari tanggung jawab kemanusiaan dan upaya menjaga keselamatan warga.

“Karena bencana boleh berlalu, tetapi tanggung jawab kemanusiaan tidak boleh berhenti,” demikian penegasan BPBD Kabupaten Solok dalam unggahan tersebut. (*)

Baca Juga

Penanganan Galodo Solok: 3 Segmen Digarap, Dua Sabo Dam Akan Dibangun
Penanganan Galodo Solok: 3 Segmen Digarap, Dua Sabo Dam Akan Dibangun
Potongan Kaki Ditemukan di Lokasi Galodo Solok, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan
Potongan Kaki Ditemukan di Lokasi Galodo Solok, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan
Kajati Sumbar Dede Tri Hariyadi mengunjungi masyarakat terdampak banjir galodo di Kabupaten Solok
Kajati Sumbar Kembali ke Lokasi Galodo Solok, Datangi Rumah Warga dan Bawa Satu Ton Beras
Jejak Galodo Solok dari Udara: Longsor Gunung Talang Terhubung ke Hulu Batang Laso
Jejak Galodo Solok dari Udara: Longsor Gunung Talang Terhubung ke Hulu Batang Laso
Galodo Solok Pengaruhi Porprov Sumbar 2026, PB Bahas Penyesuaian Cabor
Galodo Solok Pengaruhi Porprov Sumbar 2026, PB Bahas Penyesuaian Cabor
Wali Kota Solok Minta Pembukaan Porprov Sumbar 2026 Ditunda Usai Galodo, Ini Alasannya
Wali Kota Solok Minta Pembukaan Porprov Sumbar 2026 Ditunda Usai Galodo, Ini Alasannya