Sumbardaily.com - Sebanyak 6.017 keluarga penerima bantuan pangan (PBP) di Kota Padang Panjang mulai mendapatkan beras untuk kebutuhan selama periode Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap keluarga memperoleh 30 kilogram beras.
Dengan jumlah penerima tersebut, total bantuan pangan yang disalurkan mencapai 180.510 kilogram beras. Penyaluran bantuan secara resmi dimulai di Aula Kantor Kelurahan Silaing Bawah, Senin (31/8/2026).
Bantuan pangan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi. Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog atas dukungan dalam penyaluran bantuan tersebut.
Menurut Hendri, bantuan yang diberikan kepada masyarakat tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan beras di rumah tangga. Bantuan itu juga dapat memberikan ruang bagi keluarga penerima untuk menggunakan uang yang sebelumnya dialokasikan membeli beras untuk kebutuhan penting lainnya.
“Terima kasih kepada Bulog. Bantuan ini bukan hanya soal beras, tetapi juga bagaimana uang yang biasanya digunakan untuk membeli beras bisa dialihkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya,” ujar Wako Hendri.
Hendri mengatakan kondisi ekonomi keluarga penerima bantuan tidak sama. Karena itu, proses penyaluran bantuan pangan harus dilakukan secara tepat sasaran dengan berpedoman pada data penerima serta menyesuaikannya dengan keadaan masyarakat yang ditemukan di lapangan.
Pemerintah Kota Padang Panjang juga berharap bantuan tersebut tidak hanya membantu keluarga memenuhi kebutuhan pangan dalam jangka pendek. Hendri ingin bantuan yang diterima masyarakat dapat menjadi bagian dari proses peningkatan kondisi ekonomi keluarga penerima.
“Harapan kita, masyarakat bisa beranjak dari posisi miskin, sehingga ke depan tidak lagi menjadi objek sasaran bantuan,” harapnya.
Untuk memastikan bantuan pangan diterima oleh warga yang sesuai, Hendri meminta para lurah ikut terlibat dalam proses penyaluran. Pemeriksaan kembali data penerima dan pemutakhiran data dinilai perlu dilakukan dengan melihat desil serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Saya minta kerja sama para lurah untuk menyalurkan dan melakukan verifikasi. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Bukittinggi Romi Victa Rosi menjelaskan jumlah keluarga penerima bantuan pangan khusus di Kelurahan Silaing Bawah mencapai 388 keluarga.
Romi berharap beras yang disalurkan dapat digunakan oleh keluarga penerima untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia juga berharap bantuan tersebut membawa manfaat bagi masyarakat yang menerimanya.
“Semoga bantuan ini berkah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang Muklis M. turut mengajak masyarakat untuk menerima bantuan tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya, bantuan pangan yang diberikan pemerintah merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok. Dengan penyaluran untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026, sebanyak 6.017 keluarga di Kota Padang Panjang menerima bantuan pangan dengan total 180.510 kilogram beras. (*)
















