Sumbardaily.com - Sebanyak 73 calon purna bakti PNS Padang Panjang mengikuti Seminar Persiapan Purna Bakti PNS yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Panjang. Kegiatan tersebut berlangsung di Dempo Anailand Malibou Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (21/8/2026).
Seminar ini digelar sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang Panjang memberikan pembekalan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purna bakti. Para peserta tidak hanya diarahkan untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan rutinitas setelah tidak lagi menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga didorong agar mampu menjalani fase kehidupan berikutnya secara positif, produktif, dan bermakna.
Dalam kegiatan tersebut, para calon purna bakti mendapatkan pembekalan dari coach yang berasal dari Tim ESQ Jakarta. Materi yang diberikan mengajak peserta mengubah cara pandang terhadap masa pensiun.
Purna bakti tidak ditempatkan sebagai akhir dari perjalanan pengabdian. Sebaliknya, masa tersebut dipandang sebagai fase baru yang masih dapat diisi dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.
Kegiatan seminar dibuka secara daring melalui Zoom Meeting oleh Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis. Dalam sambutannya, Hendri menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, persiapan menghadapi masa purna bakti merupakan hal penting agar para ASN dapat memasuki masa tersebut dengan kesiapan yang lebih baik. Persiapan itu mencakup kesiapan mental sekaligus perencanaan kehidupan setelah tidak lagi menjalankan tugas kedinasan.
“Purna bakti bukan berarti berakhirnya pengabdian. Masih banyak hal yang dapat dilakukan untuk memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat dan lingkungan,” ujar Wako Hendri.
Hendri juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh calon purna bakti yang selama ini telah memberikan dedikasi, loyalitas, serta kontribusi selama menjalankan tugas sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang.
“Terima kasih atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan selama bertahun-tahun untuk Kota Padang Panjang. Semoga memasuki masa purna bakti nanti, Bapak dan Ibu tetap sehat, bahagia dan terus memberikan manfaat,” katanya.
Pada sesi pembekalan, peserta memperoleh materi yang berkaitan dengan kesiapan menghadapi masa transisi. Perubahan dari kehidupan sebagai aparatur yang aktif menjalankan tugas menuju kehidupan purna bakti menjadi salah satu hal yang dipersiapkan melalui seminar tersebut.
Peserta diarahkan agar mampu melihat berbagai peluang baru setelah memasuki masa pensiun. Selain itu, mereka juga didorong untuk mempertahankan semangat dan tetap menjalankan kegiatan yang produktif.
Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu para calon purna bakti mempersiapkan diri secara lebih matang. Dengan persiapan yang dilakukan sejak sebelum memasuki masa pensiun, perubahan dari lingkungan kerja menuju kehidupan setelah kedinasan diharapkan dapat dijalani dengan optimisme.
Bagi Pemerintah Kota Padang Panjang, bentuk apresiasi terhadap ASN tidak berhenti ketika masa aktif kedinasan berakhir. Pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun dinilai menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah.
Pengalaman yang diperoleh para ASN selama menjalankan tugas juga diharapkan tetap memiliki nilai dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat meskipun mereka telah memasuki masa purna bakti.
Melalui seminar persiapan purna bakti tersebut, sebanyak 73 calon purna bakti PNS Padang Panjang diharapkan dapat menyongsong fase kehidupan berikutnya dengan kesiapan yang lebih baik. Mereka juga diharapkan tetap memiliki optimisme dan semangat untuk berkarya serta memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan. (*)
















