Sumbardaily.com – Persaingan menuju babak gugur Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 mencapai puncaknya. Memasuki pekan kedelapan sekaligus pekan terakhir Babak Zona DCL, sebanyak 15 pertandingan akan digelar pada 25–26 Juli 2026 untuk menuntaskan seluruh laga fase grup sekaligus menentukan tiga tiket terakhir menuju babak 16 besar.
Hingga berakhirnya pekan ketujuh, sebanyak 13 tim telah memastikan langkah ke fase gugur. Sementara itu, tiga tempat tersisa masih diperebutkan oleh sejumlah tim di Zona 1, Zona 2, dan Zona 7. Ketiga zona tersebut dipastikan menjadi pusat perhatian karena seluruh peluang masih terbuka hingga pertandingan terakhir.
Berbeda dengan tiga zona tersebut, lima grup lainnya sudah memastikan dua wakil yang lolos ke babak 16 besar. Meski demikian, pertandingan pekan terakhir tetap penting untuk menentukan juara grup, posisi akhir klasemen, hingga menghindari posisi juru kunci.
Zona 1 Jadi Persaingan Paling Ketat
Zona 1 menjadi grup dengan persaingan paling terbuka menjelang berakhirnya fase grup.
Koto Nan IV Dibawah telah memastikan satu tempat di babak 16 besar. Satu tiket lainnya masih diperebutkan oleh Gunung Selasih, Silago, Sungai Kambut, dan Banai.
Gunung Selasih berada dalam posisi paling menguntungkan. Mereka akan menghadapi Lubuk Karak yang sudah berada di dasar klasemen pada Sabtu.
Jika mampu meraih kemenangan, Gunung Selasih otomatis mengamankan tiket ke babak 16 besar sekaligus menutup peluang tiga pesaing lainnya.
Dengan skenario tersebut, pertandingan Sungai Kambut melawan Banai pada Minggu tidak lagi berpengaruh terhadap perebutan tiket lolos.
Situasi berbeda dialami Silago. Tim yang kini berada di posisi runner-up dengan koleksi tujuh poin itu telah menyelesaikan seluruh pertandingan sehingga tidak memiliki kesempatan menambah angka.
Peluang Silago sepenuhnya bergantung pada hasil pertandingan tim lain. Mereka hanya akan lolos apabila Gunung Selasih gagal meraih kemenangan dan laga Sungai Kambut melawan Banai berakhir imbang.
Apabila salah satu dari tiga rival tersebut berhasil meraih kemenangan, maka perjalanan Silago di Babak Zona DCL 2026 dipastikan berakhir.
Zona 2 Menunggu Hasil Gunung Medan
Persaingan di Zona 2 juga menghadirkan drama hingga pertandingan terakhir. Siguntur FC menjadi satu-satunya tim yang telah memastikan lolos ke babak 16 besar.
Kepastian tersebut diperoleh berkat keunggulan pada klasemen mini head-to-head apabila terjadi tiga tim dengan jumlah poin yang sama.
Dalam klasemen mini tersebut, Siguntur mengumpulkan empat poin hasil satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Gunung Medan berada di posisi kedua dengan tiga poin, sedangkan Sikabau mengoleksi satu poin. Kini seluruh perhatian tertuju pada pertandingan Gunung Medan menghadapi Tebing Tinggi.
Gunung Medan wajib memenangkan laga tersebut agar mampu menyamai koleksi 10 poin milik Siguntur dan Sikabau.
Jika skenario itu terjadi, Gunung Medan berhak merebut tiket kedua ke babak 16 besar karena unggul head-to-head atas Sikabau.
Sebaliknya, apabila Gunung Medan gagal meraih kemenangan, maka Sikabau dipastikan lolos mendampingi Siguntur sekaligus mengakhiri fase grup sebagai juara zona.
Dengan demikian, satu pertandingan tersebut akan menjadi penentu nasib dua tim yang masih bersaing memperebutkan satu tempat tersisa di fase gugur.
Zona 7, Kurnia Koto Salak Memikul Tekanan Besar
Zona 7 menjadi grup pertama yang berhasil mengirim wakil ke babak 16 besar sejak pekan keenam melalui Kurnia Selatan.
Namun, perebutan tiket kedua baru akan ditentukan pada laga terakhir fase grup. Bonjol saat ini menempati posisi kedua klasemen dengan delapan poin.
Sayangnya, mereka telah memainkan seluruh pertandingan sehingga tidak memiliki kesempatan lagi menambah poin. Nasib Bonjol kini sepenuhnya berada di tangan Kurnia Koto Salak (KKS).
KKS berada di posisi ketiga dengan enam poin dan masih menyisakan satu pertandingan menghadapi Koto Gadang yang telah dipastikan tersingkir.
Skenarionya sangat sederhana. Kurnia Koto Salak wajib memenangkan pertandingan tersebut agar naik ke posisi kedua dengan sembilan poin sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Sebaliknya, apabila hanya bermain imbang atau bahkan kalah, tiket terakhir Zona 7 otomatis menjadi milik Bonjol.
Kondisi itu membuat seluruh tekanan berada di kubu Kurnia Koto Salak, sedangkan Bonjol hanya dapat menunggu hasil pertandingan sambil berharap rivalnya gagal meraih kemenangan.
Lima Zona Lain Tinggal Menentukan Posisi Akhir
Sementara tiga zona masih menghadirkan persaingan sengit, lima grup lainnya telah memastikan dua wakil yang lolos ke babak 16 besar.
Di Zona 3, Tabek FC dan Timpeh telah memastikan langkah ke fase gugur. Dua pertandingan terakhir hanya akan menentukan posisi akhir klasemen, termasuk peluang Tabek FC mengakhiri fase grup tanpa mengalami kekalahan.
Zona 4 juga telah memastikan Sungai Langkok dan Sipangkur sebagai wakil menuju babak 16 besar. Pertandingan tersisa hanya menjadi ajang perebutan posisi klasemen sekaligus kesempatan Sungai Langkok mempertahankan status juara grup.
Di Zona 5, Koto Padang dan Tiumang telah mengunci tiket lolos. Pertandingan terakhir akan menentukan siapa yang berhak menutup fase grup sebagai juara zona, sementara Padukuan masih memiliki peluang mengamankan posisi ketiga.
Zona 6 lebih dahulu memastikan Koto Baru dan Sialang Gaung lolos ke fase gugur. Kemenangan telak Koto Baru pada pekan ketujuh membuat perebutan tiket 16 besar berakhir lebih cepat.
Pekan terakhir kini hanya dimanfaatkan tim-tim lain untuk memperbaiki posisi klasemen. Sementara itu, Zona 8 juga telah memastikan Alahan Nan Tigo dan Sungai Rumbai melangkah ke babak berikutnya.
Kedua tim kini tinggal bersaing memperebutkan status juara grup, sedangkan tim lainnya berusaha menutup kompetisi dengan posisi klasemen yang lebih baik.
Menanti Lengkapnya 16 Tim Terbaik
Pekan kedelapan menjadi penutup seluruh rangkaian Babak Zona DCL 2026 sebelum kompetisi memasuki fase gugur.
Sebanyak 15 pertandingan yang berlangsung pada 25–26 Juli akan menentukan komposisi lengkap 16 tim terbaik DCL 2026.
Hingga saat ini, 13 tim telah memastikan tiket ke babak 16 besar, sedangkan tiga slot terakhir masih diperebutkan di Zona 1, Zona 2, dan Zona 7.
Selain menjadi penentuan tiket menuju fase gugur, sejumlah pertandingan juga tetap memiliki arti penting dalam perebutan gelar juara grup, penyusunan posisi akhir klasemen, hingga upaya menghindari posisi juru kunci.
Dengan seluruh pertandingan dimainkan pada akhir pekan ini, publik sepak bola Dharmasraya akan segera mengetahui daftar lengkap 16 tim yang berhak melanjutkan perjuangan dalam perebutan gelar juara DCL 2026. (*)
















