Sumbardaily.com – Sebanyak 280 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan laga pembuka Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 yang akan berlangsung di Sport Center Dharmasraya, Sabtu sore (5/6/2026). Pengamanan berskala besar tersebut dilakukan karena pertandingan perdana kompetisi sepak bola bergengsi di Dharmasraya itu diperkirakan akan dihadiri ribuan penonton dan dirangkai dengan sejumlah agenda yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.
Tidak hanya pertandingan sepak bola, rangkaian kegiatan juga mencakup pelaksanaan Car Free Day (CFD), konser hiburan, serta aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berlangsung pada malam hari hingga keesokan harinya. Kondisi tersebut membuat pengamanan terpadu menjadi salah satu prioritas utama guna memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kekuatan pengamanan yang disiapkan terdiri dari berbagai unsur. Sebanyak 50 personel berasal dari Satpol PP dan Damkar Dharmasraya, 100 personel dari Polri, 40 personel Brimob, 20 personel TNI, 50 personel Dinas Perhubungan, serta 20 personel Pemuda Nagari.
Seluruh personel gabungan tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis yang telah dipetakan berdasarkan tingkat kerawanan dan kepadatan pengunjung. Penempatan personel dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun ketertiban selama berlangsungnya seluruh rangkaian kegiatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan Damkar Dharmasraya, Yunisman, mengatakan pengamanan dilakukan secara menyeluruh mengingat tingginya antusiasme masyarakat terhadap laga pembuka DCL 2026.
Menurutnya, kehadiran ribuan penonton di kawasan Sport Center Dharmasraya memerlukan koordinasi lintas instansi agar seluruh aktivitas dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Tim gabungan ini hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, nyaman, dan lancar bagi masyarakat,” ujar Yunisman.
Ia menjelaskan, fokus pengamanan tidak hanya berada di area pertandingan, tetapi juga mencakup berbagai lokasi yang berpotensi menjadi pusat keramaian. Petugas akan disiagakan di pintu masuk kawasan, tribun penonton, area panggung hiburan, jalur VIP dan VVIP, area parkir kendaraan, hingga kawasan UMKM dan pedagang kaki lima (PKL).
Selain itu, pengaturan arus pengunjung juga menjadi perhatian khusus. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan massa yang berpotensi mengganggu kenyamanan maupun keselamatan pengunjung.
Petugas juga memastikan jalur evakuasi tetap dapat diakses dengan baik selama kegiatan berlangsung. Keberadaan jalur evakuasi yang terbuka dinilai sangat penting untuk mendukung respons cepat apabila terjadi kondisi darurat.
Dalam persiapan pengamanan, Satpol PP Dharmasraya telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik yang dianggap rawan. Beberapa di antaranya meliputi kepadatan pengunjung di pintu masuk, penumpukan massa di tribun stadion dan area konser, parkir liar, aktivitas PKL di zona yang tidak diperbolehkan, hingga potensi terganggunya akses kendaraan darurat.
Kendaraan darurat seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran menjadi salah satu fokus perhatian dalam skema pengamanan. Petugas akan memastikan akses kendaraan tersebut tetap terbuka sehingga dapat bergerak dengan cepat apabila dibutuhkan.
Yunisman menegaskan bahwa seluruh unsur pengamanan telah melakukan koordinasi intensif sebelum pelaksanaan kegiatan. Koordinasi tersebut melibatkan berbagai pihak terkait guna memastikan kesiapan personel maupun strategi pengamanan di lapangan.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kabag Ops Polres Dharmasraya AKP Zamrinaldi, Komandan Batalyon C Brimob Dharmasraya Kompol Martin, serta Danramil Koto Baru Kapten Jarman. Selain itu, tim gabungan juga telah melakukan peninjauan langsung ke kawasan Stadion Sport Center Dharmasraya sebagai bagian dari upaya mitigasi lapangan.
Menurut Yunisman, sebelum upacara pembukaan DCL 2026 dimulai, seluruh personel pengamanan akan mengikuti apel kesiapan. Apel tersebut dijadwalkan dipimpin langsung oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro.
Pada pertandingan pembuka DCL 2026, Siguntur FC akan berhadapan dengan PSGM Gunung Medan. Laga tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian masyarakat dan menjadi pembuka kompetisi yang dinantikan para pecinta sepak bola di Dharmasraya.
Seiring tingginya antusiasme masyarakat, Yunisman mengimbau seluruh penonton dan pendukung kedua tim untuk memberikan dukungan secara positif serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Dukungan yang positif dan tertib akan membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan,” tegasnya.
Dengan melibatkan 280 personel gabungan dari berbagai unsur, pemerintah daerah berharap pelaksanaan laga pembuka DCL 2026 dapat berlangsung aman dan kondusif. Pengamanan yang terintegrasi juga diharapkan mampu mendukung suksesnya penyelenggaraan Car Free Day, konser hiburan, serta aktivitas UMKM yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Keberhasilan penyelenggaraan seluruh agenda tersebut diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat citra positif Kabupaten Dharmasraya sebagai daerah yang mampu menggelar kegiatan berskala besar secara tertib dan profesional. (*)
















