Sumbardaily.com, Padang – Arema FC tampil impresif pada babak pertama laga pekan ke-11 BRI Super League 2025/2026 melawan Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (3/11/2025) malam. Tim tamu menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-0 melalui gol Valdeci dan Dalberto.
Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Semen Padang mencoba tampil menekan di hadapan pendukungnya sendiri, namun justru Arema FC yang lebih efektif memanfaatkan peluang. Tekanan cepat dari lini tengah Singo Edan membuat barisan pertahanan Kabau Sirah kesulitan keluar dari tekanan.
Gol pembuka datang pada menit ke-30 lewat aksi penyerang asal Brasil, Valdeci. Ia berhasil memanfaatkan umpan matang dari rekannya, Dalberto, untuk menaklukkan kiper Semen Padang, Arthur Augusto. Gol tersebut menjadi momentum penting yang meningkatkan kepercayaan diri tim tamu.
Arema FC kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-41. Kali ini giliran Dalberto yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan terukur dari Arkhan Fikri. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, menandai babak pertama yang sepenuhnya dikuasai tim tamu.
Di sisi lain, Semen Padang FC yang diasuh Dejan Antonic kesulitan menembus pertahanan rapat Arema FC. Kombinasi lini depan yang diisi oleh Bruno Gomes, Cornelius Stewart, dan Armando Oropa belum mampu menghasilkan peluang berbahaya.
Arema FC sempat mendapat satu kartu kuning pada menit ke-23 yang diterima oleh Salim Akbar Tuharea setelah melanggar pemain tuan rumah di sisi kanan pertahanan. Meski begitu, tim tamu tetap bermain disiplin dan mampu menjaga keunggulan hingga babak pertama berakhir.
Dengan hasil sementara 0-2, Arema FC berpeluang besar mencuri poin penuh di laga tandang ini. Sementara Semen Padang harus melakukan perubahan di babak kedua bila ingin bangkit di hadapan publik sendiri.
Laga ini menjadi ujian bagi kedua pelatih— Dejan Antonic di kubu Semen Padang dan Marcos Santos di Arema FC—dalam meramu strategi babak kedua untuk menentukan arah pertandingan.
Pertandingan babak kedua akan menjadi penentu apakah Semen Padang mampu mengejar ketertinggalan atau Arema FC dapat mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit akhir. (pooke)
















