Sumbardaily.com – Atlet karate Kota Padang yang tergabung dalam FORKI Kota Padang resmi diberangkatkan untuk mengikuti ajang internasional 15th Silent Knight International Karate Cup 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Keikutsertaan ini menjadi momentum penting bagi para atlet untuk menguji kemampuan di level global.
Pelepasan atlet dilakukan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Rumah Dinas Wali Kota Padang pada Selasa (14/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan sejumlah pesan penting kepada para atlet sebelum bertolak ke Malaysia.
Fadly Amran menekankan pentingnya kesiapan mental dan fokus dalam menghadapi pertandingan. Ia juga mengingatkan para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas serta memberikan penampilan terbaik di ajang internasional tersebut.
“Serius, berikan yang terbaik, junjung tinggi sportivitas. Fokus pada pertandingan dan pastikan persiapan benar-benar matang. Jangan lupa berdoa kepada Allah SWT agar memperoleh hasil yang maksimal,” pesannya.
Kejuaraan 15th Silent Knight International Karate Cup 2026 diketahui merupakan event resmi yang diikuti oleh 13 negara. Hal ini menjadikan kompetisi tersebut sebagai ajang yang cukup kompetitif bagi para atlet yang ambil bagian.
Ketua INKANAS Kota Padang, Rustam Efendi, menyebutkan bahwa keikutsertaan atlet Kota Padang dalam kejuaraan ini menjadi pengalaman baru yang berbeda dibandingkan sebelumnya.
Ia menjelaskan, selama ini atlet lebih sering mengikuti kegiatan bersifat eksibisi. Oleh karena itu, kejuaraan resmi tingkat internasional di Kuala Lumpur ini menjadi tantangan tersendiri dari sisi persaingan.
“Keikutsertaan ini menjadi pengalaman pertama atlet Kota Padang mengikuti kejuaraan resmi di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebelumnya, atlet lebih banyak mengikuti kegiatan bersifat eksibisi,” ujarnya.
Rustam Efendi juga memastikan bahwa atlet yang diberangkatkan merupakan karateka terbaik yang telah menorehkan berbagai prestasi di sejumlah tingkatan, mulai dari Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), hingga level regional.
Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang ini tidak hanya sekadar berkompetisi, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab dalam menjawab harapan masyarakat Kota Padang terhadap prestasi olahraga daerah.
“Kegiatan ini didukung melalui anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) kami selaku anggota DPRD Kota Padang. Ini adalah amanah dari masyarakat Kota Padang. Harapan masyarakat harus kita jawab dengan prestasi yang maksimal,” ungkapnya.
Dengan bekal pengalaman dan prestasi yang telah dimiliki, atlet karate Kota Padang diharapkan mampu bersaing dan menunjukkan performa terbaik di kejuaraan internasional tersebut.
Ajang ini sekaligus menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing atlet daerah di tingkat dunia. (*)
















