Sumbardaily.com, Padang – Anne Marie Kaori dan M. Aichaka resmi terpilih sebagai Wali Kota Cilik (Wakoci) dan Wakil Wali Kota Cilik (Wawakoci) Kota Padang Tahun 2025. Keduanya berhasil menyisihkan 12 finalis lainnya melalui proses seleksi yang berlangsung ketat dan kompetitif.
Pemilihan ini digelar secara meriah di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Sabtu (2/8/2025), yang sekaligus menjadi puncak peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kota Padang. Acara ini diramaikan dengan berbagai penampilan kreatif dari Forum Anak Kota Padang, serta penampilan dari Wakoci, Wawakoci, dan para Duta Anak 2024.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Eri Sendjaya, menilai bahwa ajang ini menjadi sarana konkret bagi anak-anak untuk menyuarakan pendapat dan menunjukkan kemampuan.
Menurutnya, partisipasi anak dalam pembangunan kota harus terus ditingkatkan melalui wadah-wadah inklusif seperti pemilihan Wakoci dan Duta Anak.
“Ini adalah ruang yang sangat potensial bagi anak-anak yang ingin mengembangkan prestasi serta menyalurkan bakat dan minatnya. Suara anak menjadi sangat penting ketika diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata yang bisa berdampak bagi pembangunan,” ujar Eri.
Ia pun berharap, seluruh finalis dapat terus aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan lingkungan ramah anak di Kota Padang.
“Anak-anak bukan sekadar objek, tetapi juga subjek pembangunan. Mereka adalah calon pemimpin masa depan yang patut didengar dan diberdayakan,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, turut menyampaikan pandangannya. Ia menekankan pentingnya pelindungan anak dari dampak negatif era digital dan globalisasi. Menurutnya, menjaga masa depan bangsa berarti menjaga anak-anak hari ini.
“Anak-anak merupakan aset bangsa. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melindungi mereka demi masa depan negeri. Hanya dengan itu, martabat kita sebagai bangsa bisa tetap terjaga,” kata Maigus.
Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Program Unggulan Padang Melayani telah berkomitmen untuk memperkuat pelindungan terhadap perempuan dan anak. Program ini tidak hanya menjamin pemenuhan hak-hak dasar anak di keluarga dan masyarakat, tetapi juga mendorong inovasi dalam penyelenggaraan layanan publik ramah anak di setiap tingkatan pemerintahan.
“Dari sektor kesehatan, anak-anak dijamin memperoleh layanan yang baik melalui BPJS gratis bagi keluarga kurang mampu. Sementara di sektor pendidikan, tersedia program LKS dan seragam sekolah gratis untuk siswa dari keluarga tidak mampu,” ungkapnya.
Selain pemilihan Wakoci dan Wawakoci, acara ini juga menghasilkan Duta Anak Kota Padang Tahun 2025 dalam berbagai kategori. Para duta ini diharapkan menjadi pelopor dan penggerak dalam isu-isu penting yang menyangkut kehidupan anak-anak di Kota Padang.
Kategori Duta Anak 2025 meliputi:
- Duta Anti Kekerasan Anak: Gilang Setia Pratama dan Carla Jemma Hulu
- Duta Kesehatan Anak: Resti Ramadhani dan Quinzha Shafira
- Duta Cegah Kawin Anak: Aisha Kirana dan M. Raif Ad Daffa
- Duta Anak Tangguh Bencana: Betthari Ambarwati dan Raisa Kalila
- Duta Literasi Budaya: Daffa Junior Alfarel dan Alief Yudhistira
- Duta Anak Peduli Disabilitas: Kevin Aurelio dan Faiqa Zihni Aliya
Melalui pelibatan langsung anak-anak dalam berbagai kegiatan partisipatif seperti ini, Kota Padang menunjukkan komitmennya sebagai kota yang ramah dan berpihak pada anak.
Harapan besar disematkan pada generasi muda ini untuk terus berkarya, menyuarakan kepentingan teman sebaya, serta menjadi bagian penting dalam pembangunan masa depan Kota Padang. (red)















