Sumbardaily.com - Kondisi jalan rusak di Jorong Rura Patontang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Pasaman Barat kembali menjadi sorotan setelah seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat terhambat akses layanan kesehatan.
Menyikapi peristiwa tersebut, Bupati Pasaman Barat Yulianto turun langsung menjenguk keluarga korban sekaligus meninjau kerusakan jalan pada Senin (25/5/2026).
Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keluarga yang tengah berduka sekaligus memastikan persoalan infrastruktur di daerah terpencil segera mendapatkan penanganan.
Dalam kesempatan tersebut, Yulianto mendatangi rumah keluarga Ibu Irhamni dan menyampaikan belasungkawa secara langsung. Ia menyebut pemerintah daerah turut merasakan duka atas musibah yang terjadi.
“Atas nama pemerintah daerah dan keluarga, kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa keluarga Ibu Irhamni,” ujar Yulianto saat berada di lokasi.
Ia juga mendoakan agar keluarga diberikan ketabahan, kesehatan, serta kekuatan menghadapi cobaan tersebut.
Selain bertemu keluarga korban, Bupati Yulianto bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis meninjau beberapa titik jalan rusak di Jorong Rura Patontang, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka. Peninjauan itu dilakukan guna mempercepat langkah penanganan infrastruktur yang dinilai penting untuk menunjang akses masyarakat, terutama layanan kesehatan darurat.
Menurut Yulianto, pemerintah daerah sebenarnya telah melakukan pemetaan pembangunan di wilayah tersebut. Karena itu, kunjungan bersama dinas teknis dilakukan untuk memastikan proses tindak lanjut segera berjalan.
“Kami sudah pernah memetakan pembangunan di daerah ini. Kedatangan kami bersama dinas teknis adalah bentuk komitmen agar perbaikan akses jalan segera ditindaklanjuti dan kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga terdampak. Sementara itu, tim dari Puskesmas Parit Koto Balingka turut melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Ibu Irhamni.
Pemkab Pasaman Barat juga menegaskan akan memperkuat koordinasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan Dinas Kesehatan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan akses transportasi menuju daerah terpencil lebih memadai, termasuk mendukung kelancaran layanan ambulans serta penanganan medis darurat bagi masyarakat.
Yulianto mengatakan sinergi antarinstansi menjadi langkah penting agar masyarakat di wilayah terpencil tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan layanan kesehatan akibat keterbatasan akses jalan.
Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut di antaranya Plt. Staf Ahli Bidang Agama dan Kesra Getri Ardenis, Kepala Dinas Kesehatan Gina Alecia, Plt. Kepala Dinas PUPR Bambang Sumarsono, Plt. Kepala Dinas Sosial Vanvoni Gorbi, Kabid IKP Dinas Kominfo Yudhinal Reviola, Camat Koto Balingka Armaizon, unsur Forkopimca, tenaga kesehatan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. (*)
















