Sumbardaily.com - Turnamen sepak bola Aia Malanca Cup I resmi berakhir dengan laga final penuh drama yang menyedot perhatian ribuan masyarakat di Kabupaten Pasaman, Sabtu (23/5/2026).
Pertandingan puncak yang berlangsung sengit itu mempertemukan AGA FC asal Bukittinggi melawan Tuah Nagari FC dari Pasaman Barat.
Dalam duel yang berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal, kedua tim tampil ngotot demi merebut gelar juara perdana turnamen tersebut. Atmosfer pertandingan terasa begitu hidup dengan sorakan ribuan penonton yang memadati arena laga hingga peluit panjang dibunyikan.
AGA FC akhirnya memastikan diri keluar sebagai juara setelah berhasil menaklukkan Tuah Nagari FC melalui drama adu penalti. Kemenangan itu langsung disambut gegap gempita para pendukung yang memenuhi lokasi pertandingan.
Aia Malanca Cup I sendiri diikuti sebanyak 16 tim dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Turnamen tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan silaturahmi antar pemain dan masyarakat dari berbagai daerah.
Kesuksesan penyelenggaraan turnamen turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pasaman. Bupati Pasaman Welly Suhery hadir langsung bersama Wakil Bupati Pasaman H. Parulian untuk menyaksikan partai final sekaligus menutup secara resmi kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Welly Suhery menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan seluruh masyarakat yang telah menjaga jalannya turnamen tetap aman, tertib, dan meriah hingga partai puncak.
“Sepak bola bukan sekadar hiburan bagi masyarakat. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi sarana strategis mempererat persatuan, membentuk karakter tangguh generasi muda, serta menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat,” ujar Welly Suhery.
Ia menegaskan pentingnya menjaga nilai fair play serta kebersamaan, baik di dalam maupun di luar lapangan pertandingan. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti Aia Malanca Cup memiliki dampak positif dalam pembinaan generasi muda.
“Saya berharap kegiatan positif seperti ini terus berkembang dan berkesinambungan, menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus membentengi diri dari hal-hal negatif,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga daerah, Bupati dan Wakil Bupati Pasaman juga menyerahkan dana pembinaan guna mendukung keberlangsungan turnamen sepak bola tersebut.
Sementara itu, Ketua KONI Pasaman yang turut hadir berharap Aia Malanca Cup dapat terus digelar setiap tahun. Turnamen ini dinilai berpotensi melahirkan bibit-bibit pesepak bola muda yang mampu membawa nama Kabupaten Pasaman ke level yang lebih tinggi.
Ketua Panitia Aia Malanca Cup I, Peni Okto Randi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen hingga berjalan sukses.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, aparat keamanan, sponsor, serta masyarakat yang ikut menjaga kelancaran pertandingan sejak awal hingga final berlangsung.
Selain itu, kegiatan penutupan turnamen juga dihadiri sejumlah kepala OPD Kabupaten Pasaman, Camat Simpati, wali nagari, dan tokoh masyarakat setempat.
Kemeriahan Aia Malanca Cup I menjadi bukti bahwa sepak bola masih menjadi olahraga rakyat yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat. Turnamen tersebut sekaligus menjadi energi positif dalam mendorong pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga di Kabupaten Pasaman. (*)
















