Sumbardaily.com, Padang Panjang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang mengoptimalisasikan strategi 4K untuk mengatasi kenaikan harga bahan pokok. Adapun strategi 4K itu memastikan ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.
"Pemko sudah melakukan konsolidasi seluruh OPD terkait untuk mengambil langkah-langkah strategis mengatasi kenaikan harga komoditi tersebut," kata Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako, Putra Dewangga, Minggu (18/2/2024).
Dia menambahkan, Pemko Padang Panjang pada Jumat (16/2/2024) lalu juga telah berkoordinasi dengan UPTD Distribusi, Akses dan Pasokan Pangan Provinsi Sumbar untuk membantu ketersediaan pasokan pangan di Padang Panjang.
"Program lain di antaranya program gerakan menanam, gerakan pangan murah, gerakan stop boros pangan, warung sembako murah dan operasi pasar," sebut Putra.
Selain itu, jika diperlukan akan digelontorkan APBD khususnya anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung pengendalian kenaikan harga komoditi pangan.
Putra menjelaskan, komoditas cabai kembali mengalami kenaikan harga akibat faktor cuaca yang memasuki musim penghujan di sejumlah daerah sentra. Sehingga mempengaruhi hasil produksi petani.
"Begitu juga dengan beras mengalami kenaikan harga nasional akibat pasokan yang masih belum mampu memenuhi permintaan pasar. Ini akibat produktivitas lahan petani belum maksimal karena masih adanya efek dari fenomena Elnino," ujarnya.
Adapun komoditi yang alami kenaikan harga di antaranya beras kualitas I naik dari Rp17.084 menjadi Rp17.167 per kilogram. Beras kualitas II naik dari Rp16.167 menjadi Rp16.250 per kilogram. Beras kualitas III naik Rp500 dari Rp15.333 menjadi Rp15.833 per kilogram.
Daging ayam broiler naik Rp1.667 dari Rp28.500 menjadi Rp30.167 per kilogram. Telur ayam ras naik Rp266 dari Rp28.134 menjadi Rp28.400 per kilogram. Cabai hijau naik Rp9.334 dari Rp49.333 menjadi Rp58.667 per kilogram. Cabai rawit naik Rp4.167 dari Rp61.667 menjadi Rp65.834 per kilogram. Cabai merah naik Rp11.000 dari Rp58.667 menjadi Rp69.667 per kilogram.
Bawang merah naik Rp833 dari Rp33.667 menjadi Rp34.500 per kilogram. Minyak goreng curah naik Rp1.000 dari Rp16.000 menjadi Rp17.000 per kilogram. (*/red)
















