Sumbardaily.com, Padang - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menginstruksikan seluruh apartur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar untuk menggalang dana bantuan kemanusiaan, sebagai ungkapan duka bagi warga Palestina yang menjadi korban kejahatan perang Israel.
Penggalangan bantuan dalam bentuk infak dan sedekah dilakukan melalui Biro Kesra Setdaprov Sumbar. Hal itu disampaikan Mahyeldi dalam instruksi tertulis melalui Surat Nomor 451/4824/Kesra/X-2023.
"Kekejaman tentara Israel hingga hari ini tak henti-hentinya membombardir saudara-saudara kita di Gaza Palestina. Sudah banyak korban meninggal dunia dan luka-luka yang berjatuhan. Serangan Israel bahkan menghantam fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, sumber air, sumber listrik, dan lain sebagainya," katanya.
Pemprov Sumbar, kata Mahyeldi, mengutuk keras serangan Israel yang menyasar warga sipil di Palestina. Oleh karena itu, dia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menggalang infak dan sedekah, guna meringankan beban warga Gaza Palestina, serta sebagai bentuk ungkapan duka mendalam atas berjatuhannya korban dalam situasi konflik tersebut.
"Saya minta, seluruh ASN Pemprov Sumbar menggalang infak dan sedekah untuk saudara kita di Palestina, termasuk para guru dan pelajar di sekolah. Nanti kita himpun di Biro Kesra untuk kemudian kita salurkan untuk saudara-saudara kita di Palestina," ujarnya.
Penggalangan infak dan sedekah bagi warga Palestina, sebagaimana tertera dalam surat Gubernur, dapat ditransfer melalui nomor rekening Bank Nagari 7100.0220.68417-5 atas nama Masjid Baitul Auliya, yang merupakan rekening masjid Kompleks Kantor Gubernur Sumbar.
Ada pun bagi pihak-pihak yang hendak ikut menyalurkan bantuan bersama Pemprov Sumbar, dapat mengonfirmasi pengiriman bantuan kepada Kabag Bina Mental dan Spiritual Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Hendri Hasbullah, dengan nomor telepon atau WhatsApp 085274152699.
"Kami juga mengajak masyarakat secara umum, warga Sumbar, untuk bersama-sama mengumpulkan infak dan sedekah kita untuk saudara kita di Palestina," sebut Mahyeldi. (*/red)
















