378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke 3.312 KK Terdampak Kekeringan di Dharmasraya

378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke 3.312 KK Terdampak Kekeringan di Dharmasraya

Penyaluran air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Dharmasraya. (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Sumbardaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat, telah menyalurkan 378.000 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Bantuan tersebut didistribusikan sejak 18 Agustus hingga 14 September 2026 untuk memenuhi kebutuhan air warga di sejumlah wilayah.

Kepala BPBD Kabupaten Dharmasraya Suherman Junaidi mengatakan penyaluran air bersih dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani. Pemerintah daerah diminta memastikan masyarakat yang terdampak kekeringan tetap memperoleh pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Ibu Bupati berpesan agar masyarakat yang membutuhkan air bersih jangan sampai luput dari perhatian. Pemerintah harus hadir membantu, sehingga tidak ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk kehidupan sehari-hari,” ujar Suherman, Selasa (15/9/2026).

Hingga 14 September 2026, BPBD Dharmasraya mencatat sebanyak 84 tangki telah dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih. Bantuan tersebut menjangkau 3.312 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 24 nagari pada delapan kecamatan.

Penyaluran air bersih tersebut juga mencakup pemenuhan kebutuhan air di dua sekolah. Dengan demikian, distribusi tidak hanya diarahkan kepada rumah tangga yang mengalami dampak kekeringan, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan air di fasilitas pendidikan yang membutuhkan pasokan.

Suherman menjelaskan, dukungan armada untuk pendistribusian air bersih berasal dari sejumlah pihak. Saat ini, terdapat empat unit mobil tangki milik pemerintah daerah, 10 unit dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, serta dua unit dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) yang akan dikerahkan untuk membantu penyaluran air kepada masyarakat.

“Untuk sementara ada empat unit mobil tangki dari Pemda, 10 unit dari BWS dan dua unit dari provinsi yang akan dikerahkan untuk membantu distribusi air kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain pemerintah daerah, BWS, dan Pemprov Sumbar, sejumlah perusahaan juga ikut memberikan dukungan. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk penyediaan armada maupun pasokan air untuk masyarakat yang terdampak kekeringan.

Di tengah kebutuhan air bersih yang terus dipantau, BPBD Dharmasraya menerapkan pola distribusi yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Rencana penyaluran diperbarui setiap hari berdasarkan laporan mengenai kebutuhan masyarakat.

“Setiap hari kami memperbarui rencana distribusi berdasarkan laporan yang disampaikan warga, pemerintah nagari dan kecamatan, sehingga armada dapat diarahkan ke wilayah yang benar-benar membutuhkan,” kata Suherman.

Menurutnya, laporan yang diterima dari masyarakat, pemerintah nagari, maupun pemerintah kecamatan menjadi bahan bagi BPBD dalam menentukan lokasi yang harus diprioritaskan. Cara tersebut dilakukan agar armada dan bantuan air bersih dapat diarahkan secara cepat serta sesuai dengan tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah.

Karena itu, BPBD Dharmasraya meminta masyarakat yang masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk segera menyampaikan laporan. Informasi tersebut akan digunakan sebagai dasar dalam menyusun rencana distribusi pada hari berikutnya.

“Kami mengharapkan masyarakat yang membutuhkan air bersih segera melapor, karena laporan tersebut menjadi dasar kami dalam menyusun rencana distribusi untuk hari berikutnya,” sebutnya. (*)

Baca Juga

106 Jorong di Dharmasraya Dilanda Kekeringan, Pemkab Distribusikan Air Bersih
106 Jorong di Dharmasraya Dilanda Kekeringan, Pemkab Distribusikan Air Bersih
64 Hotspot Terdeteksi, Pemkab Dharmasraya Naikkan Status Karhutla Jadi Siaga Darurat
64 Hotspot Terdeteksi, Pemkab Dharmasraya Naikkan Status Karhutla Jadi Siaga Darurat
Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
Jembatan Sungai Pinang Timpeh Dharmasraya Rampung, Akses Ekonomi hingga Kesehatan Makin Lancar
Jembatan Sungai Pinang Timpeh Dharmasraya Rampung, Akses Ekonomi hingga Kesehatan Makin Lancar
Dua Cagar Budaya Nasional di Dharmasraya Didorong Jadi Destinasi Wisata Sejarah dan Budaya
Dua Cagar Budaya Nasional di Dharmasraya Didorong Jadi Destinasi Wisata Sejarah dan Budaya
Pengaspalan 6 Ruas Jalan Dharmasraya Dimulai September, Ini Daftar Lokasinya
Pengaspalan 6 Ruas Jalan Dharmasraya Dimulai September, Ini Daftar Lokasinya