Sumbardaily.com - Kapal Mentawai Fast 01 yang sebelumnya tersangkut di depan Pintu Air Muaro Padang, Kota Padang, akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi akhirnya berhasil dievakuasi pada Jumat (14/8/2026) malam. Kapal yang membawa penumpang dari Tua Pejat menuju Padang itu berhasil dievakuasi sekitar pukul 21.05 WIB.
Detik-detik setelah kapal berhasil dievakuasi dan menepi di Dermaga MV Mentawai Fast diwarnai suasana haru dan lega. Riuh tepuk tangan terdengar dari dalam kapal, kru kapal, petugas yang berada di dermaga hingga keluarga penumpang yang sejak sore menunggu kepastian keselamatan anggota keluarga mereka.
Seluruh penumpang yang berjumlah 294 orang dilaporkan berhasil selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Rincinya, Warga Negara Asing (WNA) 136 orang, Warga Negara Indonesia (WNI) 158 orang dan Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 12 orang.
Sebelumnya, Mentawai Fast 01 berangkat dari Tua Pejat, Kepulauan Mentawai, menuju Padang sekitar pukul 14.00 WIB. Perjalanan berlangsung hingga kapal tiba di depan Pintu Air Muaro Padang.
Namun, sekitar pukul 17.50 WIB, kapal mengalami masalah setelah tersangkut di kawasan tersebut. Kondisi mesin kapal juga dilaporkan mati.

Situasi tersebut terjadi ketika cuaca di perairan Padang memburuk, dengan hujan deras, angin kencang serta gelombang ombak air laut yang cukup besar.
Kapal yang dalam kondisi penuh penumpang kemudian harus menunggu proses evakuasi di tengah kondisi perairan yang tidak bersahabat.
Selama proses penanganan, sejumlah petugas gabungan dikerahkan ke lokasi. Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik, Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Padang Hendri, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton beserta Tim SAR Gabungan berada di Dermaga MV Mentawai Fast untuk membantu proses evakuasi.
Sejumlah personel kepolisian juga hadir memantau proses evakuasi. Di antaranya Kapolresta Padang, Kombes Apri Wibowo, Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, Direktur Samapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas, Kasubdit Dalmas Dit Samapta Polda Sumbar AKBP Efdar Roza serta Kabag Ops Dit Samapta Polda Sumbar AKBP Dedy.

Pada saat kapal berhasil mendekati dermaga, petugas kepolisian bersama Tim SAR Gabungan turut membantu menarik dan mengarahkan tali kapal agar Mentawai Fast dapat bersandar dengan tepat dan aman.
Proses tersebut menjadi salah satu momen menegangkan sebelum akhirnya kapal berhasil dievakuasi dan menepi. Setelah kapal berada di posisi aman, suasana di lokasi langsung berubah menjadi lega.
Tepuk tangan riuh terdengar sebagai bentuk rasa syukur karena seluruh penumpang berhasil keluar dari situasi tersebut dengan selamat.
Di dalam kapal, terdapat sejumlah tokoh dan pejabat yang turut menjadi penumpang. Salah satunya Kapolsek Sipora, AKP Herlina.
Kemudian Jurnalis Senior, Basril Basyar dan Ketua KONI Sumbar Hamdanus juga diketahui berada di dalam kapal tersebut.
Hamdanus mengungkapkan, suasana di dalam kapal sempat diwarnai kepanikan ketika kapal mengalami masalah di tengah kondisi cuaca buruk. Namun, para penumpang berusaha tetap tenang sambil menunggu proses penanganan dilakukan.
Menurut Hamdanus, dirinya berada dalam perjalanan dari Mentawai menuju Padang untuk bertemu dengan pengurus KONI Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pertemuan tersebut berkaitan dengan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI. "Suasana sempat panik, tetapi penumpang berusaha tetap tenang," ujar Hamdanus.

Ia kemudian bersyukur proses evakuasi dapat dilakukan hingga kapal berhasil menepi dan seluruh penumpang dinyatakan selamat.
Keberhasilan evakuasi tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang keluarga penumpang yang sejak petang mendatangi Pintu Air Muaro Padang.
Sebelumnya, keluarga terlihat datang silih berganti untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi anggota keluarga mereka yang berada di dalam kapal.
Salah seorang anggota keluarga penumpang, Cece (41), sebelumnya berharap proses evakuasi dapat segera dilakukan. Kekhawatiran keluarga semakin besar karena kondisi cuaca di lokasi masih diwarnai hujan deras, angin kencang dan gelombang yang terus membesar.
Kepastian seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat akhirnya membuat suasana di sekitar dermaga dipenuhi rasa lega. Tangis haru, ucapan syukur dan tepuk tangan menjadi penutup dari proses evakuasi Mentawai Fast 01.

Dengan seluruh penumpang berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa, proses penanganan kapal tersebut dinyatakan berlangsung aman.
Petugas gabungan tetap melakukan pemantauan dan penanganan di sekitar kapal setelah Mentawai Fast berhasil bersandar di dermaga. (*)
















