KAI Divre II Sumbar Perketat Pemeriksaan Jalur, Waspadai Ancaman Longsor dan Banjir

Petugas KAI Divre II Sumbar memeriksa kondisi jalur rel kereta api dan fasilitas pendukung operasional di wilayah Sumatera Barat.

Petugas KAI Divre II Sumbar melakukan pemeriksaan jalur rel dan prasarana perkeretaapian untuk memastikan keselamatan serta keandalan operasional perjalanan kereta api di tengah potensi cuaca ekstrem di Sumatera Barat. (Dok. KAI Divre II Sumbar)

Sumbardaily.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) terus memperkuat langkah mitigasi demi menjaga keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api di tengah potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu di provinsi tersebut.

Langkah tersebut dilakukan melalui pemeriksaan detail dan perawatan intensif terhadap sarana maupun prasarana perkeretaapian di seluruh wilayah operasional KAI Divre II Sumbar.

Fokus utama pengawasan diarahkan pada titik-titik rawan yang berpotensi terdampak banjir, longsor, amblesan tanah, hingga pergerakan kontur tanah akibat tingginya intensitas hujan.

Kondisi geografis Sumbar yang memiliki sejumlah jalur kereta api di kawasan rawan pergeseran tanah menjadi perhatian serius perusahaan.

Karena itu, KAI Divre II Sumbar memperkuat sistem pengawasan lapangan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan berjalan normal.

Sebagai bagian dari penguatan sistem keselamatan tersebut, KAI Divre II Sumbar melaksanakan Pemeriksaan Detail Serentak Safety Critical Personel (SCP) Prasarana yang melibatkan unsur manajemen serta petugas teknis prasarana di seluruh wilayah kerja.

Kegiatan pemeriksaan diawali dengan briefing di Ruang Buya Hamka yang dipimpin langsung oleh Manager Operasi Fasilitas Angkutan dan Pengendalian Perjalanan KA, Acep S Manan.

Dalam arahannya, Acep menegaskan bahwa pemeriksaan menyeluruh ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memastikan seluruh operasional perkeretaapian berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan pengecekan detail terhadap berbagai komponen vital prasarana perkeretaapian.

Pemeriksaan mencakup kondisi rel seperti rel retak, rel patah, rel gompel, bantalan rel, profil ballast, sistem penambat, hingga sambungan rel.

Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan geometri jalur, ruang bebas dan ruang manfaat jalur, kondisi lingkungan sekitar rel yang tertutup tanaman liar, pemeriksaan lengkung jalur, wesel, jembatan, terowongan, sistem persinyalan, serta fasilitas penunjang operasional lainnya.

Pemeriksaan terhadap jembatan dan bangunan pendukung difokuskan pada kondisi lendutan, stabilitas konstruksi, serta daya dukung terhadap operasional perjalanan kereta api.

Sementara itu, sistem persinyalan diperiksa untuk memastikan seluruh perangkat dapat berfungsi optimal dalam mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa beberapa petak jalur kereta api di Sumatera Barat memang memiliki potensi pergerakan kontur tanah, terutama ketika curah hujan meningkat.

“Petugas prasarana bersama tim manajemen secara berkala melakukan pemetaan prioritas perawatan dan inspeksi berjalan kaki di seluruh wilayah operasional. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jalur tetap aman dilalui perjalanan kereta api,” kata Reza, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, langkah preventif terus diperkuat guna meminimalkan potensi gangguan operasional perjalanan kereta api akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.

Tidak hanya mengandalkan penguatan teknis internal, KAI Divre II Sumbar juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur rel dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu operasional kereta api.

Reza menilai keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api, khususnya ketika cuaca ekstrem berpotensi memengaruhi kondisi jalur.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan melalui langkah-langkah preventif yang dilakukan secara konsisten. Seluruh unit operasional KAI Divre II Sumbar akan terus bersiaga penuh untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman, andal, dan selamat,” katanya.

Dengan pengawasan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, hingga sistem persinyalan, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya menjaga keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api di tengah tantangan cuaca ekstrem yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Berbagai langkah preventif tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan layanan transportasi kereta api tetap berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat di Sumatera Barat. (*)

Baca Juga

KAI Divre II Sumbar bersama RSU Bunda Padang menggelar edukasi kesehatan tentang gejala dan pencegahan stroke bagi pekerja.
Klinik Mediska Padang Gandeng RSU Bunda, Pekerja KAI Dibekali Cara Kenali Gejala Stroke
Petugas Jaga Lintasan mengikuti pelatihan kompetensi KAI Divre II Sumbar untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.
Ada 37 PJL Baru di Sumbar, KAI Perketat Kompetensi hingga Proses Sertifikasi
72 personel security KAI Divre II Sumbar mengikuti kegiatan Pembinaan Security Tahun 2026 dan latihan untuk meningkatkan kedisiplinan serta kesiapsiagaan.
KAI Divre II Sumbar Gembleng 72 Security, Ada Long March Delapan Kilometer untuk Uji Fisik dan Mental
KAI Divre II Sumbar Perkuat Sinergitas dan Koordinasi dengan Kodaeral II Padang
KAI Divre II Sumbar Perkuat Sinergitas dan Koordinasi dengan Kodaeral II Padang
Tim Penilai IMTI 2026 Apresiasi Layanan Inklusif dan Ramah Muslim di Stasiun Padang, Dukung Pariwisata Sumbar
Tim Penilai IMTI 2026 Apresiasi Layanan Inklusif dan Ramah Muslim di Stasiun Padang, Dukung Pariwisata Sumbar
Penumpang menggunakan layanan kereta api KAI Divre II Sumbar pada momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Sumatera Barat.
Kereta Api jadi Pilihan Warga Saat Maulid Nabi Muhammad SAW, KA Pariaman Ekspres Angkut 5.296 Pelanggan