Kalah Lagi, Semen Padang FC Catat 19 Kekalahan Musim Ini

Kalah Lagi, Semen Padang FC Catat 19 Kekalahan Musim Ini

Kegagalan kembali dialami Semen Padang FC dalam upaya meraih poin di pekan ke-29 BRI Super League 2025/26. Bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (25/4) malam, tim berjuluk Kabau Sirah harus mengakui keunggulan tuan rumah Borneo FC dengan skor meyakinkan 0-3. (Foto: Ileague)

Sumbardaily.com - Upaya Semen Padang FC untuk mencuri poin pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 berakhir tanpa hasil. Bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (25/4/2026) malam, Kabau Sirah harus mengakui keunggulan tuan rumah Borneo FC dengan skor telak 0-3.

Dalam pertandingan tersebut, Borneo FC yang dijuluki Pesut Etam tampil dominan sejak awal laga. Gol pembuka dicetak oleh Komang Teguh pada menit ke-9.

Keunggulan tuan rumah kemudian bertambah melalui Kaio Nunes pada menit ke-40, sebelum Koldo Obieta menutup kemenangan dengan gol di masa injury time menit 90+4.

Hasil ini semakin memperburuk posisi Semen Padang FC di klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Kabau Sirah kini telah menelan 19 kekalahan sepanjang musim dan sedang berada dalam tren negatif setelah mencatat empat kekalahan beruntun dalam empat laga terakhir.

Gagal meraih tambahan poin membuat Semen Padang FC tetap tertahan di peringkat ke-17 atau zona dua terbawah dengan koleksi 20 poin. Situasi ini semakin menekan peluang tim untuk keluar dari papan bawah klasemen.

Di sisi lain, kemenangan atas Semen Padang FC menjadi hasil penting bagi Borneo FC. Tambahan tiga poin membuat Pesut Etam kini mengoleksi 66 poin, menyamai raihan Persib Bandung. Borneo FC pun semakin menempel ketat posisi puncak dalam persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026.

Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, mengakui keunggulan lawan dalam pertandingan tersebut. Ia menilai Borneo FC tampil lebih siap dibandingkan timnya.

“Selamat untuk Borneo FC, mereka pantas untuk menang, mereka lebih siap. Tapi saya juga mengapresiasi pemain saya yang tampil luar biasa. Meski mungkin ada beberapa peluang yang gagal dikonversi jadi gol, namun saya tetap apresiasi perjuangan mereka,” ujar Imran usai pertandingan.

Menurut Imran, laga melawan Borneo FC merupakan pertandingan yang tidak mudah. Ia menyebut anak asuhnya telah berusaha maksimal menghadapi salah satu tim kuat di kompetisi.

“Ini adalah laga besar. Anak-anak sudah bermain ekstra. Namun memang lawan bukan sembarangan yakni Borneo FC. Dan itu sudah dibuktikan anak-anak di lapangan untuk berjuang keras,” tambahnya.

Dengan masih menyisakan lima pertandingan di musim ini, Imran Nahumarury menegaskan bahwa timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Ia menyoroti sejumlah aspek penting, mulai dari lini serang hingga pertahanan.

“Banyak hal yang wajib kita perbaiki. Penyerangan, penyelesaian akhir, pertahanan juga transisi. Termasuk juga antisipasi set piece karena dua gol yang tercipta berawal dari set piece. Ini pekerjaan rumah. Namun yang pasti, apapun kondisinya, kita akan berjuang sampai akhir,” tegasnya.

Kekalahan ini menjadi sinyal bahwa Semen Padang FC harus segera bangkit jika ingin memperbaiki posisi di klasemen. Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap laga menjadi krusial bagi Kabau Sirah untuk keluar dari tekanan di papan bawah.

Baca Juga

Mengapa 169 PKL di Jalan Sandang Pangan Pasar Raya Padang Harus Direlokasi? Ini Alasannya
Mengapa 169 PKL di Jalan Sandang Pangan Pasar Raya Padang Harus Direlokasi? Ini Alasannya
Jadwal KM Sabuk Nusantara 37 Voyage 24 Oktober 2026, Cek Rute dan Jam Keberangkatan
Jadwal KM Sabuk Nusantara 37 Voyage 24 Oktober 2026, Cek Rute dan Jam Keberangkatan
Tanah Datar Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker Kesehatan
Tanah Datar Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker Kesehatan
Hotspot Sumsel Capai 64 Titik, Pemadaman Karhutla Terus Dilakukan
Hotspot Sumsel Capai 64 Titik, Pemadaman Karhutla Terus Dilakukan
Aksi Perampokan Bersenjata di Mini Market Bikin Geger Agam, Korban Alami Retak Tengkorak
Aksi Perampokan Bersenjata di Mini Market Bikin Geger Agam, Korban Alami Retak Tengkorak
Tradisi Kuliner Minang Buka Peluang Riset Virus Cabai sebagai Indikator Pencemaran
Tradisi Kuliner Minang Buka Peluang Riset Virus Cabai sebagai Indikator Pencemaran