Hari Ketiga Pencarian, Dua Pelajar Tenggelam di Padang Belum Ditemukan

Hari Ketiga Pencarian, Dua Pelajar Tenggelam di Padang Belum Ditemukan

Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran laut menggunakan perahu karet dalam operasi hari ketiga pencarian dua pelajar yang tenggelam di perairan Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang pada Senin (20/4/2026) siang. (Dok. Basarnas)

Sumbardaily.com - Memasuki hari ketiga, operasi pencarian terhadap dua pelajar yang dilaporkan tenggelam di Pantai Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, masih belum membuahkan hasil. Hingga Senin (20/4/2026) sore, kedua korban masih dinyatakan dalam pencarian.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan, operasi SAR terus dilanjutkan dengan strategi yang diperluas. Pencarian pada hari ketiga dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan membagi tim menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU).

"Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di area laut yang diperkirakan mencapai lebih kurang enam nautical mile (NM) dari lokasi kejadian perkara (LKP). Titik pencarian ditentukan berdasarkan koordinat yang telah dipetakan, mencakup beberapa sektor di perairan Ulak Karang," katanya.

Diketahui, kejadian bermula pada Sabtu (18/4/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB saat korban bersama rekan-rekannya mandi di pantai.

Sekitar pukul 12.00 WIB, kedua korban diduga hanyut terseret arus. Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh warga, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang.

Dua korban yang masih hilang masing-masing bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), keduanya merupakan pelajar sekolah dasar yang berdomisili di kawasan Gunung Pangilun, Kota Padang.

Dalam operasi hari ketiga, berbagai peralatan dikerahkan untuk mendukung pencarian, di antaranya rescue car, perahu karet (LCR) dengan motor tempel, peralatan SAR air, perangkat medis, komunikasi, hingga drone thermal untuk membantu pemantauan dari udara.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, TNI, Brimob Polda Sumbar, Polairud, BPBD Kota Padang, Damkar, PMI, relawan, hingga masyarakat setempat. Total puluhan personel diturunkan guna mempercepat proses pencarian.

Meski demikian, luasnya area pencarian menjadi salah satu kendala utama di lapangan. Kondisi cuaca yang berawan dengan kecepatan angin sekitar 5 knot juga turut memengaruhi efektivitas pencarian.

"Pada pukul 18.00 WIB, operasi SAR hari ketiga dinyatakan selesai dengan hasil nihil. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Selasa (21/4/2026) pukul 07.30 WIB," tutur Abdul Malik. (adl)

Baca Juga

ASN Padang Diingatkan tak Ada Gerakan Tambahan, Kerja Harus Sesuai Tugas dan Aturan
ASN Padang Diingatkan tak Ada Gerakan Tambahan, Kerja Harus Sesuai Tugas dan Aturan
Dubalang Kelurahan Berok Nipah menerima penghargaan dari Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi
Cerita Dubalang Berok Nipah Padang jadi Garda Depan Perangi Narkoba dari Lingkungan Warga
81 Tahun Sumbar, Capaian Pembangunan Berjalan di Tengah Risiko Bencana
81 Tahun Sumbar, Capaian Pembangunan Berjalan di Tengah Risiko Bencana
Jemaah Umrah Batal Berangkat dari BIM, Kemenhaj Sumbar Ingatkan Pentingnya Cek Legalitas PPIU
Jemaah Umrah Batal Berangkat dari BIM, Kemenhaj Sumbar Ingatkan Pentingnya Cek Legalitas PPIU
Ombudsman Punya Perwakilan di 38 Provinsi, DPR Minta Pengawasan Diperkuat hingga Daerah
Ombudsman Punya Perwakilan di 38 Provinsi, DPR Minta Pengawasan Diperkuat hingga Daerah
Saat Politik Masuk FYP: Gen Z dan Gen Alpha Jadi Sasaran Algoritma
Saat Politik Masuk FYP: Gen Z dan Gen Alpha Jadi Sasaran Algoritma