Sumbardaily.com, Tanah Datar – Kecelakaan beruntun yang terjadi di Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, pada Senin pagi (26/1/2026), menjadi pengingat serius akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu menelan korban jiwa dan menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut diduga dipicu oleh kondisi rem blong pada sebuah truk trailer. Akibatnya, truk tersebut terlibat dalam kecelakaan beruntun yang berdampak fatal, menewaskan lima orang di lokasi kejadian serta mengakibatkan kerusakan pada sejumlah kendaraan dan bangunan milik warga di sekitar lokasi.
Kasatlantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, menjelaskan bahwa kecelakaan maut itu mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban merupakan pengguna jalan dan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian saat peristiwa berlangsung.
Kelima korban meninggal dunia masing-masing adalah Bandes Hotmaruli Tua Sihaloho (37) yang merupakan pengemudi truk trailer, Yan Rahmad Fajri (32) selaku pengendara sepeda motor, serta Dian Febri (35), Alfizar (51), dan Jefrizal (37) yang tercatat sebagai pejalan kaki.
Sementara itu, korban luka-luka terdiri dari Zulfia (40) pengemudi truk box, Bujang (75) pemilik warung yang berada di sekitar lokasi kejadian, Elfi Febriyanti (42) penumpang sepeda motor, serta Agustiawarman (39) yang merupakan kernet truk trailer tersebut.
Seluruh korban luka langsung dievakuasi dan dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan informasi kepolisian, korban dirujuk ke RS Yarsi dan RSUD Padang Panjang guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Menanggapi kecelakaan beruntun di Nagari Panyalaian tersebut, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga para korban. Ia juga mengingatkan seluruh masyarakat agar menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting dalam berlalu lintas.
“Saya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan dan cuaca,” ujar Eka Putra, Senin (26/1/2026).
Ia menegaskan bahwa imbauan tersebut ditujukan kepada seluruh pengendara, baik roda dua maupun roda empat dan kendaraan lainnya. Menurutnya, pengendara tidak seharusnya memaksakan diri apabila kondisi kendaraan maupun situasi di jalan tidak memungkinkan, karena keselamatan harus menjadi prioritas utama.
Selain itu, Eka Putra juga mengajak seluruh pihak terkait untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting guna meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tanah Datar, khususnya di jalur-jalur yang memiliki tingkat risiko tinggi. (red)
















