Dorong Literasi Sejak Dini, Lapak Baca Sambangi Sekolah di Padang Panjang

Dorong Literasi Sejak Dini, Lapak Baca Sambangi Sekolah di Padang Panjang

Siswa SDN 02 Padang Panjang mengerumuni lapak baca yang dihadirkan DPK Padang Panjang. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Sumbardaily.com, Padang Panjang – Upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah kembali digencarkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), program Lapak Baca kembali dihadirkan sebagai sarana mendekatkan pelajar dengan buku dan membangun kebiasaan membaca sejak usia dini.

Pelaksanaan perdana Lapak Baca pada 2026 dilangsungkan di halaman SDN 02 Padang Panjang Timur, Rabu (14/1/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda literasi rutin DPK yang digelar setiap bulan di berbagai sekolah di Kota Padang Panjang.

Kepala Bidang Perpustakaan DPK Padang Panjang, Yeni Hernida Fatmawati, menjelaskan bahwa Lapak Baca dirancang untuk menciptakan suasana membaca yang lebih santai, menyenangkan, dan jauh dari kesan formal. Dengan konsep terbuka di luar ruang kelas, siswa diharapkan dapat menikmati aktivitas membaca tanpa tekanan.

“Melalui Lapak Baca, kami ingin menghadirkan pengalaman membaca yang lebih rileks dan menarik bagi siswa. Harapannya, minat baca tumbuh secara alami dan menjadi kebiasaan,” ujar Yeni, dikutip Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 siswa dari kelas I hingga kelas VI. DPK menyediakan beragam koleksi bacaan yang disesuaikan dengan usia dan minat pelajar, mulai dari cerita rakyat, dongeng anak, buku pengetahuan, hingga komik edukatif. Siswa diberi kebebasan memilih buku yang ingin dibaca sesuai ketertarikan masing-masing.

Tidak hanya melibatkan siswa, Lapak Baca juga mendorong peran aktif para guru. Sejumlah guru tampak mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung, membacakan buku, serta berdiskusi ringan mengenai isi bacaan. Interaksi tersebut dinilai mampu memperkuat hubungan guru dan murid sekaligus menanamkan nilai pentingnya literasi dalam proses belajar.

Yeni menambahkan, Lapak Baca merupakan bagian dari komitmen DPK Padang Panjang dalam menjadikan literasi sebagai fondasi utama pendidikan. Menurutnya, kebiasaan membaca sejak dini berperan penting dalam membentuk karakter pelajar yang cerdas dan berpikir kritis.

“Literasi adalah dasar dari seluruh pembelajaran. Dengan membiasakan anak membaca sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi yang lebih kritis dan berwawasan luas,” katanya.

Antusiasme siswa juga terlihat dari pengalaman salah seorang peserta, Viora, siswi kelas II. Ia mengaku senang mengikuti Lapak Baca karena bisa membaca buku favoritnya dan mendapat kesempatan menceritakan kembali isi bacaan di hadapan teman-temannya.

“Saya senang bisa membaca dan bercerita. Tadi juga dapat hadiah buku catatan dan pena,” ujarnya.

Melalui program Lapak Baca, DPK Padang Panjang berharap minat baca pelajar terus meningkat. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun generasi yang gemar belajar, memiliki wawasan luas, serta mampu beradaptasi dengan tantangan pendidikan di masa depan. (red)

Baca Juga

Neuroparenting Ubah Peran Ganda Perempuan Jadi Kekuatan Ekonomi Bangsa
Neuroparenting Ubah Peran Ganda Perempuan Jadi Kekuatan Ekonomi Bangsa
Ratusan Orang Diduga Keracunan Makanan di Palupuh Agam, Operasional Dapur SPPG Pasia Laweh Disetop Sementara
Ratusan Orang Diduga Keracunan Makanan di Palupuh Agam, Operasional Dapur SPPG Pasia Laweh Disetop Sementara
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Dedie Tri Haryadi menyampaikan capaian kinerja Kejati Sumbar dalam rangka Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81.
Harlah Kejaksaan RI ke-81, Kejati Sumbar Ungkap Capaian Kinerja dan Pemulihan Aset Rp3,16 Miliar
Data Desil Bansos Dinilai Tak Selalu Akurat, Komisi VIII DPR RI Minta Evaluasi
Data Desil Bansos Dinilai Tak Selalu Akurat, Komisi VIII DPR RI Minta Evaluasi
Wisatawan Ramai Unggah Hidden Gem Sumbar, InJourney Airports BIM Dorong Service Excellence Berbasis Budaya
Wisatawan Ramai Unggah Hidden Gem Sumbar, InJourney Airports BIM Dorong Service Excellence Berbasis Budaya
Gas Nikah Angkatan II Digelar di Padang, Kemenag Ungkap 15 Ribu Pernikahan Belum Tercatat
Gas Nikah Angkatan II Digelar di Padang, Kemenag Ungkap 15 Ribu Pernikahan Belum Tercatat