Rumah Kosong di Padang Hangus Dilahap Api, Kerugian Capai Rp750 Juta

Rumah Kosong di Padang Hangus Dilahap Api, Kerugian Capai Rp750 Juta

Kebakaran rumah di kawasan Jati Pulai, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang pada Senin (12/1/2026) malam. (Dok. Padang Fire Fighter)

Sumbardaily.com, Padang - Api membara melahap dua bangunan rumah di kawasan padat penduduk Kota Padang setelah hunian tersebut ditinggal pemiliknya selama beberapa hari.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Senin (12/1/2026) malam di Jalan Pulai Kampung Pinang, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur. Kondisi rumah yang kosong diduga membuat kobaran api cepat membesar sebelum disadari warga sekitar.

Informasi kebakaran pertama kali diterima Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang pada pukul 19.49 WIB. Dalam hitungan menit, unit pemadam bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 19.56 WIB setelah menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer.

Api berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 20.30 WIB setelah petugas melakukan upaya pemadaman intensif di tengah keterbatasan akses jalan yang sempit.

"Kronologi kejadian bermula saat seorang saksi melihat nyala api sudah membesar dari salah satu rumah warga yang berada di pinggir Banjir Kanal Pulai Kampung Pinang," kata Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi.

Melihat kondisi tersebut, kata Rinaldi, saksi segera melaporkan kejadian ke Dinas Damkar Padang untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

"Objek yang terbakar merupakan rumah hunian dan kontrakan milik warga. Total terdapat dua bangunan yang mengalami kerusakan berat dengan luas area terbakar mencapai sekitar 8 x 20 meter persegi," katanya.

Kebakaran ini, katanya, berdampak pada tiga kepala keluarga dengan total sembilan orang penghuni yang terpaksa mengungsi sementara akibat rumah mereka tidak lagi layak huni.

Meski api membara cukup besar dan mengancam bangunan di sekitarnya, tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa ini.

"Namun, nilai kerugian material diperkirakan mencapai Rp750 juta. Di sisi lain, berkat penanganan cepat petugas, aset senilai sekitar Rp900 juta berhasil diselamatkan dari potensi kebakaran lanjutan," ujar pria yang akrab disapa Abi tersebut.

Selain dua bangunan yang terbakar, terdapat empat bangunan lain yang sempat terancam terdampak. Area sekitar seluas 10x10 meter persegi berada dalam zona rawan akibat jarak bangunan yang berdekatan serta lingkungan permukiman yang padat penduduk.

Pemilik rumah diketahui bernama Dodi (64), seorang buruh harian lepas, sementara satu unit rumah lainnya dikontrakkan kepada Oji (40), yang bekerja sebagai pemungut barang bekas.

"Situasi di lapangan cukup menantang bagi petugas karena akses jalan yang sempit dan kondisi lingkungan yang padat. Untuk mengendalikan api, Damkar Kota Padang mengerahkan tiga unit armada dengan kekuatan 65 personel. Penanganan turut melibatkan berbagai unsur, termasuk PLN, TNI, Polri, camat setempat, dubalang, KSB, serta pengurus RT," katanya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Aparat terkait terus melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api dan mencegah kejadian serupa terulang di kawasan permukiman padat Kota Padang.

"Dinas Damkar Padang kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada rumah yang ditinggal dalam waktu lama. Warga diimbau memastikan instalasi listrik aman serta segera melaporkan potensi kebakaran melalui layanan darurat Padang Sigap 112 apabila melihat tanda-tanda api membara," tuturnya. (adl)

Baca Juga

Mengapa 169 PKL di Jalan Sandang Pangan Pasar Raya Padang Harus Direlokasi? Ini Alasannya
Mengapa 169 PKL di Jalan Sandang Pangan Pasar Raya Padang Harus Direlokasi? Ini Alasannya
Jadwal KM Sabuk Nusantara 37 Voyage 24 Oktober 2026, Cek Rute dan Jam Keberangkatan
Jadwal KM Sabuk Nusantara 37 Voyage 24 Oktober 2026, Cek Rute dan Jam Keberangkatan
Tanah Datar Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker Kesehatan
Tanah Datar Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker Kesehatan
Hotspot Sumsel Capai 64 Titik, Pemadaman Karhutla Terus Dilakukan
Hotspot Sumsel Capai 64 Titik, Pemadaman Karhutla Terus Dilakukan
Aksi Perampokan Bersenjata di Mini Market Bikin Geger Agam, Korban Alami Retak Tengkorak
Aksi Perampokan Bersenjata di Mini Market Bikin Geger Agam, Korban Alami Retak Tengkorak
Tradisi Kuliner Minang Buka Peluang Riset Virus Cabai sebagai Indikator Pencemaran
Tradisi Kuliner Minang Buka Peluang Riset Virus Cabai sebagai Indikator Pencemaran