Diduga Tertipu Lowongan Kerja Bodong, Satu Keluarga dari Jakarta Terlantar di Padang

Diduga Tertipu Lowongan Kerja Bodong, Satu Keluarga dari Jakarta Terlantar di Padang

Satpol PP Padang saat mengevakuasi keluarga yang diduga menjadi korban lowongan kerja bodong. (Foto: Satpol PP Padang)

Sumbardaily.com, Padang – Satu keluarga asal Jakarta ditemukan terlantar di kawasan Pasar Raya Padang Fase VII, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) setelah diduga tertipu informasi lowongan kerja bodong yang beredar di media sosial.

Mereka ditemukan oleh petugas Satpol PP BKO Dinas Perdagangan bersama Satgas pada Kamis (20/11/2025). Kasus ini kembali menegaskan maraknya penipuan berkedok rekrutmen pekerjaan yang menyasar masyarakat dengan kondisi ekonomi rentan.

Keluarga tersebut terdiri atas Ridwan (30), istrinya Khadijah (36), serta seorang anak berusia dua tahun. Mereka memutuskan datang ke Kota Padang karena tertarik oleh informasi lowongan kerja yang beredar daring dan menjanjikan peluang pekerjaan yang disebut mudah diakses oleh pelamar dari luar daerah.

Setibanya di kota itu, harapan mereka berubah menjadi ketidakpastian. Berdasarkan keterangan yang diperoleh petugas, pihak yang diduga menyediakan lowongan kerja tersebut hanya meminta mereka menunggu tanpa memberikan kejelasan apa pun.

“Menurut informasi yang kita dapat, mereka mengaku mendapatkan info pekerjaan di Kota Padang. Namun setelah tiba di lokasi, ia hanya diminta menunggu tanpa ada kejelasan oleh pihak yang diduga menyediakan lowongan pekerjaan tersebut,” ungkap Kepala Satpol PP Padang, Chandra Eka Putra, Jumat (21/11/2025).

Tanpa tempat tinggal maupun kerabat yang dapat membantu, keluarga kecil itu telah berada di Padang selama dua hari. Mereka terpaksa beristirahat dan bermalam di sebuah masjid di kawasan Padang Timur sembari menunggu kepastian yang tak kunjung datang.

Chandra menegaskan bahwa fenomena lowongan kerja bodong semakin sering ditemukan, terutama di media sosial yang memudahkan penyebaran informasi tanpa verifikasi. Ia meminta masyarakat untuk selalu memeriksa ulang setiap tawaran pekerjaan, terutama yang tampak terlalu menjanjikan.

“Kita sangat berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima informasi lowongan kerja. Pastikan dulu kebenarannya sebelum mengambil keputusan. Jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang menjanjikan namun tidak jelas sumbernya, agar tidak menjadi korban penipuan yang justru merugikan diri sendiri dan keluarga,” tutup Chandra.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi pemerintah daerah dan aparat terkait untuk memperkuat edukasi publik serta memperketat pengawasan terhadap modus penipuan digital yang semakin beragam. Banyak warga, terutama dari luar daerah, masih rentan menjadi korban karena minim informasi, dorongan ekonomi, dan janji pekerjaan yang tidak realistis. (red)

Baca Juga

Sungai Berubah Jalur Akibat Banjir di Padang, Alat Berat Dikerahkan Pulihkan Akses Warga
Sungai Berubah Jalur Akibat Banjir di Padang, Alat Berat Dikerahkan Pulihkan Akses Warga
Banjir Padang: Pemko Distribusikan Ribuan Paket Makanan, Logistik Darurat Terus Ditambah
Banjir Padang: Pemko Distribusikan Ribuan Paket Makanan, Logistik Darurat Terus Ditambah
Petugas Satpol PP Kota Padang mengamankan lapak pedagang kaki lima yang ditinggalkan di atas trotoar kawasan Pasar Alai, depan Puskesmas Alai, saat kegiatan penertiban fasilitas umum.
Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL di Trotoar Pasar Alai, Fasilitas Umum Dikembalikan ke Fungsinya
Kereta Hantu Sakral Pertama Segera Hadir di Suzuya Padang, Siap Uji Nyali Pengunjung
Kereta Hantu Sakral Pertama Segera Hadir di Suzuya Padang, Siap Uji Nyali Pengunjung
Petugas Satpol PP Kota Padang melakukan penertiban PKL yang menggunakan badan jalan dan trotoar sebagai tempat berjualan di Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung.
Satpol PP Padang Tertibkan PKL yang Kuasai Jalan dan Trotoar, Ini Temuannya
HJK Padang ke-357, Suzuya Padang Tebar Diskon hingga 40 Persen Dukung Padang Great Sale
HJK Padang ke-357, Suzuya Padang Tebar Diskon hingga 40 Persen Dukung Padang Great Sale