Abrasi Pantai di Air Manis Padang Rusak 8 Rumah Warga

Abrasi Pantai di Air Manis Padang Rusak 8 Rumah Warga

Ilustrasi Abrasi Pantai (Foto: TVRI Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang – Gelombang laut tinggi yang menghantam kawasan pesisir Kelurahan Air Manis, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang pada Kamis malam (6/11/2025), menyebabkan abrasi pantai cukup parah.

Delapan kepala keluarga (KK) terdampak akibat terjangan ombak yang mengikis garis pantai dan merusak sebagian bangunan rumah warga di kawasan tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan bahwa abrasi terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Jalan Air Manis RT 001 RW 001.

Dari hasil pendataan sementara, tingkat kerusakan rumah warga diperkirakan mencapai 30 persen, dengan total kerugian material sekitar Rp50 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, delapan rumah warga mengalami kerusakan akibat abrasi pantai,” ujar Hendri Zulviton, Jumat (7/11/2025).

Ia menyebutkan, delapan kepala keluarga terdampak masing-masing adalah Yul Asri (44), Jefrinaldi (35), Sofianto (55), Dedi Putra (44), Baharuddin Buyuang (83), Andriedi (50), Ali Amran (56), dan Aliyas (45).

Sebagai langkah cepat tanggap, tim Rescue PB BPBD Kota Padang langsung dikerahkan ke lokasi sesaat setelah laporan diterima. Tim menyalurkan bantuan berupa family kit untuk membantu kebutuhan dasar warga terdampak.

Selain BPBD, penanganan di lapangan juga melibatkan unsur Camat Padang Selatan, Lurah Air Manis, Babinsa, Dubalang Kota Padang, serta ketua LPM, RW, RT, dan masyarakat setempat.

“Kami berterima kasih atas kolaborasi seluruh pihak yang sigap membantu warga terdampak abrasi,” kata Hendri.

Menurut Hendri, fenomena abrasi yang kerap terjadi di pesisir Padang Selatan merupakan peringatan serius terkait kondisi garis pantai yang semakin tergerus akibat gelombang laut tinggi dan minimnya vegetasi pelindung.

Ia mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir agar tetap waspada, terutama pada malam hari saat pasang laut meningkat.

“BPBD terus memantau kondisi pantai dan siap melakukan langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak abrasi susulan. Kami juga berkoordinasi dengan kelurahan dan perangkat wilayah agar penanganan berjalan cepat dan tepat,” ujarnya.

Peristiwa abrasi di Air Manis menambah daftar panjang bencana pesisir yang melanda Kota Padang. Wilayah ini memang kerap menjadi titik rawan abrasi, mengingat letaknya yang langsung berhadapan dengan Samudra Hindia.

Upaya penanaman vegetasi pantai dan pembangunan penahan ombak diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang untuk melindungi masyarakat pesisir dari ancaman serupa. (fru)

Baca Juga

​Timezone Buka Gerai Baru di Padang, Bali dan Bekasi: Manjakan Keluarga dengan Wahana VR Terbaru
​Timezone Buka Gerai Baru di Padang, Bali dan Bekasi: Manjakan Keluarga dengan Wahana VR Terbaru
Persoalan Banjir di Padang Belum Tuntas, Pemko Alokasikan Rp110 Miliar untuk Drainase
Persoalan Banjir di Padang Belum Tuntas, Pemko Alokasikan Rp110 Miliar untuk Drainase
PKL Berjualan di Trotoar dan Taman Jalan Khatib Sulaiman Ditertibkan Satpol PP Padang
PKL Berjualan di Trotoar dan Taman Jalan Khatib Sulaiman Ditertibkan Satpol PP Padang
Idul Adha Penuh Berkah, PKS Kota Padang Sembelih 10 Sapi dan 1 Domba
Idul Adha Penuh Berkah, PKS Kota Padang Sembelih 10 Sapi dan 1 Domba
Investasi di Padang Tembus Rp643 Miliar pada Triwulan I 2026
Investasi di Padang Tembus Rp643 Miliar pada Triwulan I 2026
Sapi Kurban Lepas dan Mengamuk di Padang: Panitia Menyerah, Polisi Bawa Senpi Laras Panjang
Sapi Kurban Lepas dan Mengamuk di Padang: Panitia Menyerah, Polisi Bawa Senpi Laras Panjang