Harga Pangan Fluktuatif di Padang Panjang, Ini Komoditas yang Naik dan Turun

Harga Pangan Fluktuatif di Padang Panjang, Ini Komoditas yang Naik dan Turun

Ilustrasi bawang puti. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Sumbardaily.com, Padang Panjang – Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kota Padang Panjang mengalami fluktuasi pada awal Juli 2025. Dari total 48 komoditas yang dipantau, 12 di antaranya mengalami perubahan harga, dengan rincian enam komoditas mengalami kenaikan dan enam lainnya tercatat menurun.

Analis Perekonomian Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, menyampaikan bahwa meskipun terdapat pergerakan harga, kondisi tersebut belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.

"Perubahan harga ini masih dalam batas wajar. Kenaikan dan penurunan yang terjadi tidak terlalu mencolok, sehingga tidak berpengaruh besar terhadap pola konsumsi masyarakat," ujarnya, Minggu (6/7/2025).

Enam Komoditas Mengalami Kenaikan

Berdasarkan data terbaru, cabai hijau naik sebesar Rp1.667 dari harga sebelumnya Rp31.333 menjadi Rp33.000 per kilogram. Cabai merah juga mengalami kenaikan Rp3.000, dari Rp28.667 menjadi Rp31.667/kg. Selain itu, harga bawang merah meningkat tipis sebesar Rp350 menjadi Rp40.667/kg dari harga sebelumnya Rp40.317.

Komoditas lainnya yang turut mengalami lonjakan yakni kacang hijau, naik Rp667 menjadi Rp26.000/kg dari harga awal Rp25.333. Harga seledri melonjak Rp4.700, dari Rp37.300 menjadi Rp42.000/kg, sementara bawang bombai naik Rp1.300 menjadi Rp33.300/kg.

Bawang Putih dan Lima Komoditas Turun Harga

Sementara itu, bawang putih dan lima komoditas lainnya menunjukkan penurunan harga. Bawang putih turun Rp1.000 dari Rp33.167 menjadi Rp32.167/kg.

Gula pasir mengalami penurunan Rp367 dari Rp18.517 menjadi Rp18.150/kg. Harga daging ayam broiler turun tipis Rp333 dari Rp29.667 menjadi Rp29.334/kg. Penurunan juga terjadi pada cabai rawit sebesar Rp184 menjadi Rp26.650/kg, bawang daun turun Rp700 menjadi Rp21.300/kg, dan minyak goreng kemasan premium berkurang Rp333 menjadi Rp22.000/kg.

Komoditas Utama Relatif Stabil

Di luar perubahan tersebut, sebagian besar komoditas pokok lainnya masih stabil. Harga beras kualitas I tercatat Rp15.750/kg, beras kualitas II Rp14.750/kg, dan beras kualitas III Rp14.000/kg. Tepung terigu segitiga biru tetap di angka Rp13.000/kg.

Daging sapi dijual seharga Rp141.667/kg. Sementara itu, daging ayam kampung besar Rp90.000/kg, ukuran sedang Rp80.000/kg, dan ukuran kecil Rp70.000/kg.

Adapun harga telur ayam ras bertahan di Rp27.500/kg dan telur ayam kampung di Rp52.133/kg. Kacang kedelai dijual seharga Rp11.500/kg, kacang tanah Rp28.000/kg, dan minyak goreng kemasan sederhana Rp17.000/liter.

Tren Stabil, Perlu Waspada Fluktuasi

Menurut Chandra Erfiko, kondisi harga yang cenderung stabil ini mencerminkan pasokan yang relatif terjaga dan distribusi yang lancar. Namun, pihaknya tetap akan memantau pergerakan harga secara berkala guna mengantisipasi gejolak pasar yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat.

"Pemantauan akan terus kami lakukan setiap minggu untuk memastikan harga tetap dalam kondisi terkendali, dan apabila ditemukan lonjakan tak wajar, kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait," tambahnya. (red)

Baca Juga

50,6 Persen Warga Nilai Kinerja Pemerintah Tekan Harga Sembako Memburuk
50,6 Persen Warga Nilai Kinerja Pemerintah Tekan Harga Sembako Memburuk
Peluncuran SPPG 3T, Pemko Padang Panjang Tekankan Kualitas Makanan dan Pengawasan
Peluncuran SPPG 3T, Pemko Padang Panjang Tekankan Kualitas Makanan dan Pengawasan
Kabut Asap Pekat, Padang Panjang Perpanjang Belajar dari Rumah hingga 16 Oktober
Kabut Asap Pekat, Padang Panjang Perpanjang Belajar dari Rumah hingga 16 Oktober
Tabebuya Mekar di Padang Panjang, Jalan Soekarno Hatta Mirip Jepang dan Korea Selatan
Tabebuya Mekar di Padang Panjang, Jalan Soekarno Hatta Mirip Jepang dan Korea Selatan
Ratusan Peserta dari Indonesia dan Singapura Ramaikan Sumbar Koi Show 2026 di Padang Panjang
Ratusan Peserta dari Indonesia dan Singapura Ramaikan Sumbar Koi Show 2026 di Padang Panjang
Limbah Dapur MBG Bikin Ikan Mati, Wako Padang Panjang Minta Pengawasan SPPG Diperketat
Limbah Dapur MBG Bikin Ikan Mati, Wako Padang Panjang Minta Pengawasan SPPG Diperketat