Sumbardaily.com, Padang – Sebuah rumah di kawasan Seberang Padang Utara, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, dilalap api pada Selasa (1/7/2025) dini hari. Kebakaran yang terjadi di permukiman padat penduduk itu menyebabkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 300 juta.
Peristiwa bermula sekitar pukul 02.18 WIB ketika api terlihat muncul dari dalam rumah milik Zarniwati (72), warga Jalan Seberang Padang Utara II No. 2, RT 003 RW 006. Kepulan asap yang membubung tinggi disaksikan oleh seorang tetangga, Yenti Deswita (55), yang segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang.
Kepala Bidang Operasional Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyatakan pihaknya merespons cepat laporan tersebut. "Unit kami diberangkatkan hanya satu menit setelah laporan masuk. Api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 35 menit," ujar Rinaldi.
Sebanyak lima unit armada damkar dengan 60 personel dikerahkan ke lokasi kejadian. Unit pertama tiba pada pukul 02.25 WIB dan melakukan pemadaman di tengah kondisi akses jalan sempit yang menyulitkan mobilisasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.00 WIB.
Petugas Cegah Perambatan ke 11 Rumah Sekitar
Meski satu rumah dengan luas bangunan sekitar 150 meter persegi hangus terbakar, petugas berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain. Kawasan di sekitar titik kejadian diketahui cukup padat dan berada dalam radius area berisiko seluas 1.500 meter persegi.
Data dari Dinas Damkar menunjukkan terdapat 11 bangunan rumah tinggal lain di sekitar lokasi yang sempat terancam, terdiri atas tujuh rumah hunian dan lima rumah petak, dihuni oleh total 11 kepala keluarga dan 45 jiwa. Berkat kesigapan petugas, nilai aset yang terselamatkan diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar.
"Jika tidak segera ditangani, kebakaran bisa merembet ke rumah-rumah warga lain di sekitarnya. Wilayah ini memang cukup padat dan memiliki risiko kebakaran tinggi," tambah Rinaldi.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden ini. Dua penghuni rumah yang terbakar berhasil menyelamatkan diri tanpa perlu mengungsi. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. (ik)















