Sumbardaily.com, Padang - Fenomena tawuran di kalangan remaja mendorong Karang Taruna Batu Gadang mengambil langkah inovatif dengan menyelenggarakan turnamen Mobile Legends.
Gelaran e-sports yang berlangsung di Tongkrongan Setia Cafe N Resto Batu Gadang, Minggu (23/2/2025), berhasil menarik antusiasme puluhan peserta dari berbagai wilayah.
Transformasi energi pemuda menjadi fokus utama penyelenggaraan turnamen ini. Guntur Arabi, Ketua Karang Taruna Batu Gadang, menekankan pentingnya menciptakan wadah positif bagi generasi muda.
"Kami melihat potensi besar dalam e-sports sebagai medium untuk mengarahkan semangat kompetitif pemuda ke arah yang konstruktif. Melalui Mobile Legends, kami berharap dapat mengalihkan fokus mereka dari aktivitas negatif seperti tawuran," jelasnya.
Inisiatif kreatif ini mendapat sambutan hangat dari jajaran pemerintah setempat. Syafardi, selaku Lurah Batu Gadang, bersama Qori, Ketua Forum RT RW Kelurahan Batu Gadang, dan perwakilan Bhabinkantibmas memberikan dukungan penuh.
Mereka meyakini bahwa pendekatan modern melalui e-sports dapat menjadi katalisator perubahan positif di kalangan pemuda.
"Turnamen ini bukan sekadar kompetisi gaming, tetapi merupakan instrumen pemersatu yang efektif," ungkap Syafardi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan serupa perlu dikembangkan sebagai program berkelanjutan untuk membina solidaritas pemuda.
Para peserta tidak hanya disuguhi pertandingan Mobile Legends yang menegangkan, tetapi juga mendapatkan edukasi melalui sesi diskusi interaktif.
Materi yang disampaikan mencakup dampak destruktif tawuran dan urgensitas pembangunan karakter positif melalui e-sports.
Panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik untuk memicu semangat kompetisi yang sehat.
Keberhasilan turnamen ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain dalam mengembangkan pendekatan kreatif untuk mengatasi problematika kenakalan remaja.
Dengan memadukan unsur teknologi, kompetisi, dan pembinaan karakter, Karang Taruna Batu Gadang telah membuka paradigma baru dalam pemberdayaan pemuda.
"Kami optimis bahwa melalui kegiatan semacam ini, potensi konflik di kalangan remaja dapat direduksi secara signifikan. Ke depannya, kami berencana mengadakan program serupa dengan skala yang lebih besar," tutup Guntur Arabi. (red)
















