Sumbardaily.com – Sebanyak 317 warga terdampak bencana di Kabupaten Tanah Datar menerima Bantuan Stimulan Sosial yang disalurkan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Bantuan tersebut diberikan sebagai langkah percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
Penyaluran bantuan bencana di Tanah Datar ini dilakukan melalui Kantor Pos agar proses distribusi berlangsung tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan masyarakat terdampak segera mendapatkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan kembali menjalankan aktivitas ekonomi keluarga.
Kepala Dinas Sosial PPPA Tanah Datar, Hendra Setiawan, mengatakan penyaluran bantuan telah dilakukan selama empat hari, mulai 27 Februari hingga 4 Maret 2026.
“Penyaluran dilaksanakan melalui Kantor Pos yang telah ditunjuk agar prosesnya lebih tertib dan penerima dapat terdata dengan jelas,” ujar Hendra dikutip Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, total 317 penerima Bantuan Stimulan Sosial tersebut berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Tanah Datar.
Rinciannya, sebanyak 180 orang berasal dari Kecamatan Batipuh Selatan, kemudian 74 orang dari Kecamatan Batipuh, 3 orang dari Kecamatan Lima Kaum, serta 2 orang dari Kecamatan Lintau Buo Utara.
Selanjutnya, 2 orang di Kecamatan Padang Ganting, 13 orang di Kecamatan Rambatan, 1 orang di Kecamatan Sungai Tarab, 3 orang di Kecamatan Sungayang, dan 39 orang di Kecamatan X Koto.
Setiap kepala keluarga (KK) menerima bantuan dengan total Rp8 juta. Dana tersebut terdiri dari Rp3 juta untuk bantuan pengisian hunian sementara (huntara) serta Rp5 juta untuk Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi.
Menurut Hendra Setiawan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjadi dorongan awal untuk memulihkan aktivitas ekonomi keluarga setelah terdampak bencana.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjadi modal awal untuk kembali bangkit dan memulihkan aktivitas ekonomi keluarga,” jelasnya.
Selain bantuan yang telah disalurkan, Hendra menyebut masih terdapat beberapa program bantuan dari Kementerian Sosial RI yang saat ini masih dalam proses.
Beberapa bantuan tersebut meliputi bantuan jaminan hidup yang masih dalam tahap verifikasi data, serta santunan kematian dan bantuan bagi korban luka berat akibat bencana.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, lanjutnya, terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh bantuan yang menjadi hak masyarakat terdampak dapat segera direalisasikan.
Ia juga mengimbau kepada para penerima agar menggunakan bantuan yang diterima secara bijak sesuai dengan kebutuhan prioritas keluarga.
“Kami berharap kepada para penerima bantuan untuk memanfaatkan dana yang diterima secara bijak sesuai kebutuhan prioritas,” pungkas Hendra. (*)
















