Sumbardaily.com, Padang - Bantuan korban kebakaran dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali disalurkan kepada warga terdampak di Kecamatan Kuranji.
Dalam dua kejadian berbeda, pemerintah kota menunjukkan respons cepat dengan turun langsung ke lokasi sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, mendatangi kawasan Tampat Durian, Kelurahan Korong Gadang, Selasa (17/3/2026), untuk menyerahkan bantuan kepada Dewi (30), korban kebakaran yang terjadi pada 24 Februari 2026.
Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit rumah miliknya dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Akibat kejadian itu, korban tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga seluruh harta benda yang ada di dalam rumah. Kehadiran Pemko Padang menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah.
Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp5 juta, pakaian anak, serta kebutuhan sembako. Selain itu, bantuan juga datang dari Baznas Kota Padang sebesar Rp1,5 juta.
“Kami dari Pemko Padang turut prihatin atas musibah yang dialami. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban Ibu Dewi dan keluarga,” ujar Maigus Nasir.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir untuk masyarakat, khususnya saat menghadapi kondisi darurat seperti bencana kebakaran. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar korban menjadi prioritas dalam masa pemulihan.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana. Semoga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” katanya.
Selain di Korong Gadang, bantuan korban kebakaran juga disalurkan di Kelurahan Kalumbuk pada hari yang sama. Kebakaran yang terjadi pada 21 Februari 2026 tersebut menimpa rumah milik Elisis Mareta Endriyenti (40), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dalam kejadian itu, satu unit rumah hangus terbakar dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp500 juta. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kerugian yang dialami tergolong besar.
Sebagai bentuk respons cepat, Pemko Padang memberikan Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) sebesar Rp15 juta kepada korban.
Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang juga menyalurkan bantuan Rp1,5 juta serta dukungan sembako dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.
"Atas nama Pemko Padang, kami turut prihatin atas musibah yang dialami. Musibah memang tidak dapat diprediksi, semoga ada hikmah di balik kejadian ini," ujarnya.
Maigus Nasir juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran yang kerap dipicu oleh korsleting listrik maupun kelalaian penggunaan peralatan rumah tangga.
Ia bahkan mendorong masyarakat untuk mulai menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah sebagai langkah mitigasi dini.
“Kami mendorong masyarakat untuk menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap rumah sebagai upaya mitigasi dini terhadap risiko kebakaran. Hal ini sangat penting sebagai langkah awal menanggulangi kebakaran sebelum petugas tiba,” pungkasnya. (red)
















