Sumbardaily.com – BMKG Minangkabau mengeluarkan peringatan dini hujan untuk wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada 16–17 Maret 2026.
Dalam informasi prakiraan cuaca terbaru yang diperbarui Senin (16/3/2026) pukul 08.35 WIB, sejumlah daerah di provinsi tersebut diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Peringatan dini tersebut diberikan dengan status waspada untuk beberapa wilayah di Sumbar.
Informasi ini menjadi bagian dari prakiraan cuaca yang dirilis oleh BMKG Minangkabau untuk memberikan gambaran kondisi atmosfer kepada masyarakat dalam beberapa hari ke depan.
Melalui peringatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memantau perkembangan cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang mungkin terjadi di sejumlah daerah di Sumbar.
Wilayah Sumbar Berpotensi Hujan Lebat 16 Maret 2026
Berdasarkan informasi BMKG Minangkabau, potensi hujan sedang hingga lebat pada 16 Maret 2026 diperkirakan terjadi di beberapa wilayah di Sumbar.
Daerah yang masuk dalam kategori waspada meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, serta wilayah di sekitarnya.
Wilayah-wilayah tersebut diperkirakan memiliki potensi curah hujan yang lebih tinggi dibandingkan daerah lainnya.
Oleh karena itu, masyarakat di daerah terkait diimbau untuk memperhatikan informasi prakiraan cuaca Sumbar yang dirilis secara berkala oleh BMKG.
Prakiraan Cuaca Sumbar 17 Maret 2026
Selain peringatan untuk tanggal 16 Maret, BMKG Minangkabau juga merilis peringatan dini hujan untuk 17 Maret 2026 dengan status yang sama, yakni waspada.
Pada tanggal tersebut, potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di wilayah Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Dharmasraya, serta wilayah sekitarnya.
Informasi ini menjadi bagian dari prakiraan cuaca Sumbar yang memberikan gambaran potensi kondisi cuaca dalam beberapa hari ke depan.
Peringatan Berdasarkan Akumulasi Curah Hujan
BMKG Minangkabau menjelaskan bahwa peringatan dini hujan yang disampaikan tersebut menunjukkan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam satu wilayah kabupaten atau kota.
Dengan adanya pembaruan prakiraan cuaca Sumbar ini, masyarakat diharapkan dapat terus memantau informasi cuaca yang disampaikan oleh BMKG Minangkabau.
Informasi tersebut dapat menjadi acuan bagi masyarakat untuk mengetahui potensi kondisi cuaca yang mungkin terjadi di wilayah masing-masing pada 16–17 Maret 2026. (*)
















