Dukung Tumbuh Kembang Anak, Padang Panjang Luncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor dan Mengantar Sekolah

Dukung Tumbuh Kembang Anak, Padang Panjang Luncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor dan Mengantar Sekolah

Ilustrasi sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar. (Dok. indonesia.go.id)

Sumbardaily.com - Pemerintah Kota Padang Panjang menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah/Wali Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah dan Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Kebijakan tersebut diterbitkan sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) sekaligus upaya memperkuat keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak.

Surat edaran yang ditetapkan pada 17 Juni 2026 itu ditandatangani oleh Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa kehadiran ayah pada berbagai momentum penting pendidikan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan anak. Pemerintah menilai kedekatan emosional yang terbangun antara ayah dan anak dapat meningkatkan rasa percaya diri, kenyamanan, serta kesiapan anak dalam mengikuti proses pembelajaran.

“Dalam rangka memperkuat peran ayah dalam pengasuhan pendidikan anak usia dini melalui kehadiran ayah pada momentum penting agar tercipta kedekatan emosional yang berpengaruh positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan dan kesiapan anak dalam menjalani proses belajar,” tulis Hendri Arnis dalam Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2026 yang dikutip Jumat (19/6/2026).

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Melalui surat edaran itu, Pemko Padang Panjang mengimbau seluruh ayah atau wali ayah yang memiliki anak usia sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendidikan anak di sekolah. Bentuk keterlibatan yang dimaksud yakni mengambil rapor anak secara langsung saat pembagian rapor pada akhir semester maupun akhir tahun ajaran, serta mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah setiap awal semester atau tahun ajaran baru.

“Menghimbau seluruh ayah/wali ayah yang memiliki anak usia sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam mengambil rapor anak secara langsung ke sekolah pada saat pembagian rapor di akhir tahun ajaran atau semester dan mengantar anak ke sekolah, khususnya pada hari pertama masuk sekolah setiap awal tahun ajaran atau semester,” tulis Hendri Arnis, dikutip Jumat (19/6/2026).

Gerakan tersebut menyasar seluruh anak usia sekolah mulai dari pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar hingga jenjang pendidikan menengah. Dengan cakupan yang luas, pemerintah berharap keterlibatan ayah dapat hadir secara konsisten pada setiap fase pendidikan anak.

Dalam pelaksanaannya, jadwal kegiatan akan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di masing-masing sekolah. Setiap satuan pendidikan diberikan keleluasaan untuk mengatur teknis pelaksanaan sesuai kalender dan agenda pendidikan yang telah ditetapkan.

Pemerintah Kota Padang Panjang juga memberikan dukungan kepada para ayah atau wali ayah yang berpartisipasi dalam gerakan tersebut. Dalam surat edaran disebutkan bahwa peserta kegiatan dapat memperoleh dispensasi keterlambatan sesuai ketentuan yang berlaku pada instansi atau kantor masing-masing.

Selain itu, satuan pendidikan diharapkan turut mendukung pelaksanaan program dengan menyampaikan informasi jadwal kegiatan kepada orang tua atau wali murid. Sekolah juga diminta menciptakan suasana yang dapat mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan anak.

Pemko Padang Panjang menilai momentum pengambilan rapor dan pengantaran anak ke sekolah dapat menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih baik antara orang tua dan pihak sekolah. Hubungan yang harmonis tersebut diyakini mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Memanfaatkan momentum ini sebagai sarana membangun komunikasi yang positif antara ayah/wali ayah, anak, dan pihak sekolah guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” tulis Hendri Arnis dalam surat edaran tersebut, dikutip Jumat (19/6/2026).

Melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Pemerintah Kota Padang Panjang berharap peran ayah dalam pendidikan tidak hanya sebatas memberikan dukungan dari rumah, tetapi juga hadir secara langsung pada momen-momen penting di lingkungan sekolah. Kehadiran ayah diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional dengan anak sekaligus mendukung proses pendidikan yang lebih baik. (*)

Baca Juga

Masak Sambalado Tanak Pakai Kayu Bakar, Tradisi Minangkabau Hidup di Padang Panjang
Masak Sambalado Tanak Pakai Kayu Bakar, Tradisi Minangkabau Hidup di Padang Panjang
73 PNS Padang Panjang Ikuti Seminar Persiapan Purna Bakti, Dibekali Hadapi Masa Pensiun
73 PNS Padang Panjang Ikuti Seminar Persiapan Purna Bakti, Dibekali Hadapi Masa Pensiun
Dividen Bank Nagari Rp7,18 Miliar Jadi Hak Pemko Padang Panjang, CSR Pendidikan Rp120 Juta
Dividen Bank Nagari Rp7,18 Miliar Jadi Hak Pemko Padang Panjang, CSR Pendidikan Rp120 Juta
Kisah Ulya Kireina Halim, Siswi Padang Panjang yang Lolos Paskibraka Nasional
Kisah Ulya Kireina Halim, Siswi Padang Panjang yang Lolos Paskibraka Nasional
Semarak Pawai Alegoris Padang Panjang, Pelajar Tampilkan Kostum hingga Miniatur Masjid
Semarak Pawai Alegoris Padang Panjang, Pelajar Tampilkan Kostum hingga Miniatur Masjid
Disabilitas hingga Lansia Terlantar di Padang Panjang Terima Bantuan HUT Kemerdekaan RI
Disabilitas hingga Lansia Terlantar di Padang Panjang Terima Bantuan HUT Kemerdekaan RI