Sumbardaily.com, Padang - Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Padang bertransformasi ke sistem pembayaran digital melalui QRIS.
Upaya ini menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Daun Ramadan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman dan Sehat) yang digelar Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat (BI Sumbar) di Pujasera Kota Padang, Rabu (4/3/2026) siang.
Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 6 Maret 2026 tersebut tidak sekadar menjadi ajang pameran produk UMKM, tetapi juga menjadi panggung percepatan digitalisasi transaksi.
Sejumlah pelaku usaha yang terlibat didorong untuk menggunakan QRIS serta melakukan onboarding ke marketplace guna memperluas akses pasar.
Wakil Wali Kota (Wawako) Padang Maigus Nasir mengatakan, langkah yang diinisiasi BI Sumbar sejalan dengan program unggulan (Progul) UMKM Naik Kelas yang tengah dijalankan Pemerintah Kota (Pemko Padang.
Program tersebut, katanya, bertujuan memperkuat daya saing pelaku usaha lokal, termasuk melalui pengembangan sektor gastronomi.
“Kami sudah mencanangkan Kota Padang sebagai kota gastronomi karena memiliki potensi besar di sektor wisata dan kuliner. Kita berharap apa yang dilakukan BI dapat semakin mendorong UMKM naik kelas di Kota Padang,” ujar Wawako Padang didampingi Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar), Yudi Indra Sani.
Ia menambahkan, untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha, Pemko Padang telah menghadirkan Rumah Wirausaha sebagai pusat pembinaan.
Fasilitas ini disiapkan sebagai ruang peningkatan kualitas produk, manajemen usaha, hingga perluasan jejaring pemasaran.
Tak hanya itu, dukungan terhadap UMKM juga diperkuat melalui rencana revitalisasi sejumlah kawasan strategis.
Pemko Padang dilaporkan mengalokasikan anggaran Rp70 miliar untuk pembenahan Pasar Raya, Pantai Padang dan kawasan Kota Tua. Revitalisasi ini diharapkan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan geliat usaha masyarakat.
“Kami meminta pelaku UMKM untuk bersabar hingga pembangunan ini terwujud, sembari terus meningkatkan kualitas usaha. Kami juga mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunan dapat terwujud untuk mewujudkan Padang menjadi kota maju dan sejahtera,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram menjelaskan, Daun Ramadan Zona KHAS merupakan bagian dari rangkaian Festival Ramadan 1447 Hijriah.
Program ini dirancang untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di Sumbar, khususnya Kota Padang selama bulan suci Ramadan.
Ia menekankan bahwa tema kegiatan tahun ini, “Penguatan UMKM Halal dan Ekonomi Syariah Digital untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi,” menjadi penegasan arah kebijakan yang mengintegrasikan penguatan rantai nilai halal dengan transformasi digital.
Salah satu instrumen utama yang didorong adalah penggunaan QRIS. QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard, yaitu standar kode QR nasional yang dikembangkan untuk memudahkan transaksi pembayaran digital melalui berbagai aplikasi pembayaran dalam satu kode.
"Dengan QRIS, konsumen cukup memindai satu kode untuk melakukan pembayaran, tanpa perlu berganti platform," katanya.
Menurut Majid, adopsi QRIS membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM karena transaksi menjadi lebih praktis, tercatat, dan terhubung dengan sistem keuangan digital.
Selain itu, on boarding marketplace dinilai dapat memperluas jangkauan pemasaran produk, tidak hanya secara offline di Zona KHAS, tetapi juga secara online.
“Kami berharap selama Ramadan masyarakat semakin terbiasa bertransaksi secara digital. Transformasi digital menjadi kebutuhan agar UMKM memiliki akses pemasaran dan akses keuangan yang lebih luas,” pungkasnya. (red)
















