Tim SAR Gabungan Terus Berjuang Cari Remaja Tenggelam di Pantai Pasie Nan Tigo Padang

Tim SAR Gabungan Terus Berjuang Cari Remaja Tenggelam di Pantai Pasie Nan Tigo Padang

Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian seorang remaja yang hilang di Pantai Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Pencarian dilanjutkan mulai Senin (21/4/2025) pagi. (Dok. Basarnas)

Sumbardaily.com, Padang - Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap seorang remaja bernama Rido (16) yang tenggelam terseret ombak di Pantai Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Memasuki hari kedua pencarian pada Senin (21/4/2025), operasi SAR diintensifkan dengan pembagian tim dan area pencarian yang lebih terstruktur.

Berdasarkan informasi dari Kantor SAR Kelas A Padang, korban tenggelam saat sedang berenang bersama tiga orang temannya pada Minggu (20/4/2025) sekitar pukul 17.40 WIB.

Lokasi kejadian berada di Pantai Pasir Nan Tigo dengan koordinat 0°50'39.74"S - 100°18'58.29"T, sekitar 8,4 kilometer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang.

"Pada pukul 07.00 WIB hari ini, tim SAR gabungan telah menyusun strategi pencarian dengan membagi menjadi tujuh tim yang mencakup pencarian di laut dan penyisiran di sepanjang bibir pantai," kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik dalam laporan resminya.

Pencarian korban dilakukan dengan pembagian area yang sistematis. Lima tim pertama difokuskan untuk pencarian di perairan menggunakan berbagai peralatan, sementara dua tim lainnya melakukan penyisiran di sepanjang pantai.

Tim 1 hingga Tim 4 melakukan pencarian menggunakan LCR (Life Craft Rescue) di sektor A, B, C, dan D.

Sementara Tim 5 beroperasi menggunakan Rib 02 di sektor E. Tim 6 dan 7 ditugaskan melakukan penyisiran darat di sepanjang bibir pantai.

Area pencarian mencakup luas sekitar 4 mil laut persegi dengan delapan titik koordinat yang telah ditentukan.

Titik-titik ini mencakup seluruh kemungkinan lokasi korban, baik di sekitar tempat tenggelamnya maupun area yang mungkin terdampak oleh arus laut.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi, pada Minggu (20/4/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, korban bersama tiga orang temannya sedang melakukan joging di pinggir Pantai Ujung Batu.

Setelah beristirahat sejenak, mereka memutuskan untuk berenang di pinggir pantai. Sekitar pukul 17.40 WIB, Rido terseret ombak hingga tenggelam.

Teman-temannya berusaha menyelamatkan namun tidak berhasil. Mereka kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar yang selanjutnya menghubungi pihak berwenang.

Menurut laporan BPBD Kota Padang, sebenarnya ada dua orang yang terseret ombak yaitu Rido dan temannya yang bernama Ilham (13).

Namun Ilham berhasil diselamatkan, sementara Rido hingga saat ini masih dalam pencarian.

Mobilisasi Tim SAR Gabungan

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur dengan total personel mencapai lebih dari 130 orang.

Basarnas menerjunkan 10 personel, didukung oleh 2 anggota TNI, 5 personel Polisi Perairan dan Udara, 6 personel Damkar, 4 relawan PMI, 12 anggota KSB, 6 personel BPBD, 3 anggota Padang Baywatch, 40 personel Satpol PP, 4 anggota Tim Surfing, 6 perangkat kecamatan, dan 35 anggota masyarakat.

Berbagai peralatan pendukung dikerahkan dalam operasi pencarian ini, termasuk Rescue Car Double Cabin, Rib 02, LCR dengan Mopel, Peralatan SAR Air, Peralatan Medis, Peralatan Komunikasi, serta peralatan SAR lainnya termasuk Aqua Eye untuk membantu penglihatan di dalam air.

"Seluruh tim bekerja secara profesional dan terkoordinasi dengan baik untuk memaksimalkan upaya pencarian," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Padang, Hendri.

Data Korban dan Saksi

Korban yang masih dalam pencarian adalah seorang remaja bernama Rido, berusia 16 tahun, yang merupakan penghuni Panti Asuhan Al Hurul Ain yang beralamat di Wisma Indah 5, Tabing.

Tiga orang saksi yang merupakan teman korban telah dimintai keterangan, yakni Yoga (17), Rudi (18), dan Ilham (13), yang semuanya beralamat di Wisma Indah 5.

Berdasarkan informasi tambahan dari BPBD Kota Padang, korban yang bernama lengkap Ridho Ramadhan merupakan anak dari pasangan Syafbudin (54) yang bekerja sebagai petani dan Jasmanizar (51) seorang ibu rumah tangga, yang beralamat di Air Sunsang, Kanagarian Aia Dingin, Kabupaten Solok.

Komitmen Pencarian Berkelanjutan

Kalaksa BPBD Kota Padang bersama dengan Kabid KL BPBD Kota Padang memimpin langsung operasi pencarian ini.

"Kami akan terus melakukan pencarian secara intensif hingga korban ditemukan," kata Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.

Operasi pencarian ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Wali Kota Padang dan jajarannya terus memantau perkembangan operasi SAR dan memberikan dukungan yang diperlukan.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Padang juga membuka layanan informasi melalui nomor telepon (0751) 778775 dan WhatsApp 0858-9152-2181 untuk masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan pencarian atau memberikan informasi terkait.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus berlangsung dan tim SAR gabungan berkomitmen untuk tidak menghentikan operasi hingga korban ditemukan. (red)


Baca Juga

Tim SAR Gabungan menemukan KM Rafa 02 bersama tiga nelayan dalam kondisi selamat di perairan Mentawai.
Sempat Terombang-ambing di Samudera Hindia, Tiga Nelayan KM Rafa 02 Akhirnya Selamat
Ilustrasi kapal nelayan KM Rafa 02 yang mengalami mati mesin di wilayah Samudera Hindia, Mentawai.
Tim SAR Gabungan Mentawai Cari Tiga Nelayan yang Terombang-ambing di Samudera Hindia
KN SAR Yudhistira 227 bergerak melakukan evakuasi dua nelayan setelah kapal mati mesin di perairan Pesisir Selatan.
Kapal Nelayan Mati Mesin Dua Hari di Pesisir Selatan, Basarnas Kerahkan KN SAR Yudhistira
Tim SAR mengevakuasi pemancing yang terjatuh ke laut di kawasan Bukit Lampu Padang.
Dua Pemancing Jatuh ke Laut di Bukit Lampu Padang, Dievakuasi ke Ditpolairud Polda Sumbar
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan mobil dan truk masuk jurang di Kelok S Sitinjau Lauik, Padang.
Tak Kuat Menanjak di Sitinjau Lauik, Mobil Pikap Hantam Truk dan Masuk Jurang
Tim SAR Mentawai melakukan operasi pertolongan terhadap KMP Gambolo yang mengalami gangguan propeler di Perairan Selat Mentawai.
KMP Gambolo Alami Gangguan Kemudi di Tengah Laut, Tim SAR Mentawai Turunkan Penyelam