Tempat Sampah Terpilah Tersebar di 93 Titik, DLH Padang Dorong Warga Pilah Sampah

Tempat Sampah Terpilah Tersebar di 93 Titik, DLH Padang Dorong Warga Pilah Sampah

Tempat Sampah Terpilah (Foto: Kominfo Padang)

Sumbardaily.com – Keberadaan tempat sampah terpilah di Kota Padang terus diperluas. Hingga saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Padang telah menempatkan fasilitas pemilahan sampah tersebut di 93 titik di berbagai lokasi di kota itu sebagai upaya mendorong masyarakat lebih disiplin dalam mengelola sampah.

Kepala Bidang Pengembangan Komunikasi dan Kemitraan Lingkungan DLH Kota Padang, Fuad Syukri, mengatakan penempatan tempat sampah terpilah dilakukan secara bertahap sejak tahun 2024.

“Sejak tahun 2024 lalu hingga sekarang, tempat sampah itu sudah ada di 93 titik di Kota Padang,” ujar Fuad Syukri, Senin (9/3/2026).

Salah satu lokasi yang kini dilengkapi fasilitas tersebut berada di kawasan belakang Kantor Wali Kota Padang di Aie Pacah. Di sepanjang trotoar jalan dua jalur di area tersebut terlihat sejumlah tong sampah terpilah berdiri dengan warna mencolok.

Di lokasi itu, enam titik tempat sampah terpilah ditempatkan di sepanjang trotoar untuk memudahkan masyarakat membuang sampah sesuai jenisnya. Setiap tong sampah memiliki warna berbeda yang menandakan kategori sampah.

Tong berwarna hijau digunakan untuk sampah organik, kuning untuk sampah daur ulang, dan abu-abu untuk sampah residu yang nantinya akan dibawa ke TPST atau TPA.

Menurut Fuad, fasilitas tersebut disediakan terutama untuk masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut, termasuk warga yang rutin berolahraga di sekitar kompleks kantor wali kota.

“Tong sampah itu kita tempatkan untuk masyarakat yang berolahraga di lokasi itu,” katanya.

Fuad mengakui bahwa sebelum fasilitas tempat sampah terpilah tersedia di lokasi tersebut, kondisi kebersihan di area belakang kantor wali kota seringkali kurang terjaga karena banyak sampah yang berserakan. Hal itu sempat membuat petugas kebersihan harus bekerja lebih keras untuk membersihkannya.

Namun setelah tempat sampah terpilah dipasang, kondisi lingkungan di kawasan tersebut menjadi lebih bersih dan tertata.
“Sejak ada tempat sampah terpilah itu, arena di belakang kantor menjadi lebih bersih,” ujarnya.

Melalui penyediaan fasilitas ini, DLH Padang berharap masyarakat semakin sadar untuk memilah sampah sebelum dibuang. Kebiasaan memilah sampah dinilai penting untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di Kota Padang.

“Ke depannya kita harapkan warga dapat memilah sampah sesuai tong yang sudah kita sediakan,” kata Fuad.

Upaya menjaga kebersihan lingkungan ini juga menjadi bagian dari target Kota Padang untuk meningkatkan prestasi di bidang pengelolaan lingkungan. Tahun ini, Kota Padang diketahui berhasil meraih sertifikat Adipura.

Pemerintah kota pun menargetkan pencapaian yang lebih tinggi pada tahun mendatang dengan meraih Piala Adipura, yang membutuhkan dukungan dari masyarakat dan berbagai pihak untuk mewujudkannya. (*)

Baca Juga

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memimpin Upacara Peringatan Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-79 di Lapangan Upacara Balai Kota Aie Pacah, Minggu (19/7/2026).
79 Tahun Setelah Gugur, Perjuangan Bagindo Aziz Chan Masih Menjadi Arah Pembangunan Kota Padang
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Penyintas Bencana Batu Busuak Padang Tempati Hunsela, Akhiri Masa Mengungsi Berbulan-bulan
Penyintas Bencana Batu Busuak Padang Tempati Hunsela, Akhiri Masa Mengungsi Berbulan-bulan
Penyintas banjir bandang dan tanah longsor Batu Busuak berada di depan Hunian Sementara Layak Huni (Hunsela) di kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kota Padang, Jumat (17/7/2026).
Tak Lagi Hidup Nomaden, Penyintas Longsor Batu Busuak Syukuri Hunsela Bantuan Pemko Padang
Wamenag Minta Publik Tak Gegabah Kaitkan Bom di MAN 3 Padang dengan Radikalisme
Wamenag Minta Publik Tak Gegabah Kaitkan Bom di MAN 3 Padang dengan Radikalisme
Buron 5 Tahun, Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap Tim Burung Hantu Kejati Sumbar di Bengkulu
Buron 5 Tahun, Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap Tim Burung Hantu Kejati Sumbar di Bengkulu