Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC akan menghadapi tantangan berat saat mengunjungi markas PSS Sleman pada pekan ke-20 BRI Liga 1 2024/2025, Minggu (26/1/2025).
Pertandingan di Stadion Sultan Agung, Bantul, menjadi momen krusial bagi tim kebanggaan Sumatera Barat untuk membuktikan kemampuan dan keluar dari zona merah klasemen.
Pelatih Eduardo Almeida mengakui babak kedua kompetisi ini menjadi titik balik penting bagi Kabau Sirah. Meski harus tampil tanpa dua pemain andalannya, Marco Baixinho dan Firman Juliansyah, semangat untuk meraih kemenangan tetap membara.
"Kami telah mempersiapkan strategi dengan maksimal. Target kami adalah mendapatkan tiga poin," ungkap pelatih asal Portugal tersebut dilansir dari laman resmi LIB.
Almeida meyakini pemain cadangan yang akan mengisi posisi Marco dan Firman memiliki kualitas yang memadai untuk berkompetisi.
Kondisi terakhir Semen Padang memang patut menjadi catatan. Setelah sempat memberikan kejutan dengan mengalahkan Borneo FC 3-1 di laga tandang, mereka kembali terpuruk saat kalah telak 1-5 dari Bali United di hadapan suporter sendiri.
Secara klasemen, Semen Padang berada di peringkat ke-17 dari 18 tim dengan mengumpulkan 13 poin. Sementara PSS Sleman ada di posisi ke-13 dengan 19 poin. Perbedaan poin ini semakin mempertegas pentingnya kemenangan untuk kedua tim.
PSS Sleman sendiri diprediksi akan tampil dengan motivasi tinggi di hadapan pendukungnya. Namun, absennya Marco Baixinho yang tengah cedera dan Firman Juliansyah akibat kartu merah membuat Semen Padang harus bermain ekstra hati-hati.
Almeida mengungkapkan Marco Baixinho dipastikan absen dalam waktu lama, bahkan mungkin hingga akhir putaran kedua kompetisi. Sebagai gantinya, pelatih sudah menyiapkan Gala Pagamo untuk mengisi posisi yang lowong.
"Kami yakin pemain pengganti mampu memberikan performa terbaik," tegas Almeida. Pernyataan ini menunjukkan keyakinan pelatih terhadap kualitas skuad mudanya.
Pertandingan Semen Padang FC melawan PSS Sleman akan menjadi ujian mental sekaligus strategi. Kemampuan adaptasi tanpa dua pilar utama akan menjadi kunci keberhasilan Kabau Sirah meraih hasil positif di Stadion Sultan Agung. (red)
















