Tanah Datar Kukuhkan TRC OPD, Siap Percepat Respons Saat Bencana Terjadi

Tanah Datar Kukuhkan TRC OPD, Siap Percepat Respons Saat Bencana Terjadi

Pengukuhan Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan oleh Bupati Tanah Datar yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Abdurrahman Hadi di Aula Kantor Bupati, Rabu (29/7/2026). (Foto: Pemkab Tanah Datar)

Sumbardaily.com - TRC OPD Tanah Datar resmi dikukuhkan sebagai langkah Pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana. Kehadiran tim tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan darurat melalui koordinasi yang lebih efektif, sehingga masyarakat memperoleh perlindungan dan pelayanan yang optimal saat bencana terjadi.

Pengukuhan Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan oleh Bupati Tanah Datar yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Abdurrahman Hadi di Aula Kantor Bupati, Rabu (29/7/2026).

Dalam sambutannya, Abdurrahman Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota TRC OPD yang telah resmi menerima amanah tersebut. Menurutnya, keberadaan tim ini menjadi bagian penting dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Tanah Datar.

"Selamat kepada seluruh Tim Reaksi Cepat yang dikukuhkan hari ini. Semoga mampu mengemban amanah dengan baik, khususnya dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Tanah Datar," ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum prosesi pengukuhan berlangsung, seluruh anggota Tim Reaksi Cepat telah mengikuti rangkaian sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan tersebut diberikan sebagai bekal agar setiap personel memiliki kemampuan yang memadai ketika harus menjalankan tugas di lapangan saat situasi darurat.

Menurut Abdurrahman Hadi, pembekalan tersebut menjadi modal penting bagi anggota TRC OPD untuk memahami berbagai prosedur dan langkah penanganan bencana sesuai dengan tugas masing-masing.

"Setelah mengikuti sosialisasi dan pelatihan, tentunya TRC telah memiliki ilmu dan wawasan yang cukup untuk diaplikasikan ketika kondisi bencana terjadi di wilayah Kabupaten Tanah Datar," katanya.

Sekda juga mengingatkan bahwa Kabupaten Tanah Datar termasuk daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Kondisi geografis yang dimiliki daerah tersebut memang memberikan banyak potensi, namun di sisi lain juga menyimpan risiko terjadinya berbagai bencana alam.

Ia menyebutkan sejumlah ancaman bencana yang berpotensi terjadi di Tanah Datar, mulai dari gempa bumi, tanah longsor, banjir bandang, cuaca ekstrem, kekeringan, kebakaran hutan, hingga erupsi gunung api.

Dengan kondisi tersebut, menurutnya, seluruh unsur pemerintah, termasuk OPD, dituntut selalu siap siaga agar mampu bergerak cepat dan memberikan respons secara terkoordinasi ketika terjadi keadaan darurat.

Keberadaan Tim Reaksi Cepat OPD diharapkan menjadi garda terdepan dalam penanganan awal bencana. Tim ini memiliki peran penting mulai dari pelaksanaan koordinasi, melakukan kaji cepat atau assessment, mengevakuasi korban, hingga menyusun kajian teknis sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing perangkat daerah.

Selain kesiapan personel, Abdurrahman Hadi juga menyoroti pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam setiap penanganan bencana. Menurutnya, keberhasilan penanganan keadaan darurat tidak hanya bergantung pada satu instansi, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid dari seluruh OPD.

Ia meminta agar setiap perangkat daerah mampu menghilangkan sekat-sekat birokrasi ketika memasuki masa tanggap darurat. Meski demikian, seluruh proses penanganan tetap harus berjalan sesuai mekanisme dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

"Koordinasi yang kuat antar-OPD menjadi kunci agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu. Dalam situasi darurat, kita harus mampu memangkas sekat birokrasi, namun tetap bekerja sesuai SOP yang berlaku," tegasnya.

Melalui pengukuhan Tim Reaksi Cepat OPD tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap kapasitas penanggulangan bencana di daerah semakin meningkat.

Dengan kesiapan personel, koordinasi yang lebih kuat, serta kemampuan yang telah dibangun melalui sosialisasi dan pelatihan, masyarakat diharapkan dapat memperoleh perlindungan serta pelayanan yang cepat, efektif, dan terkoordinasi ketika berbagai potensi bencana terjadi di Kabupaten Tanah Datar. (*)

Baca Juga

Satgas Nasional Turun ke Pasaman Barat, Jalan Polongan Anam Jadi Prioritas Penanganan
Satgas Nasional Turun ke Pasaman Barat, Jalan Polongan Anam Jadi Prioritas Penanganan
Daftar Harga Emas Antam Kamis 30 Juli 2026, Pecahan 0,5 Gram hingga 100 Gram Turun
Daftar Harga Emas Antam Kamis 30 Juli 2026, Pecahan 0,5 Gram hingga 100 Gram Turun
Cokelat, Durian dan Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Segera Didorong Raih HAKI
Cokelat, Durian dan Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Segera Didorong Raih HAKI
Bupati Annisa Bahas Kerja Sama Pendidikan dengan Rektor ITB, Program Afirmasi untuk Putra-Putri Dharmasraya Disiapkan
Bupati Annisa Bahas Kerja Sama Pendidikan dengan Rektor ITB, Program Afirmasi untuk Putra-Putri Dharmasraya Disiapkan
Harga Emas Kamis 30 Juli 2026 Turun, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Ukuran
Harga Emas Kamis 30 Juli 2026 Turun, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Ukuran
Vet GAS Solok Selatan Hadirkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling, Petugas Datangi Kandang Peternak
Vet GAS Solok Selatan Hadirkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling, Petugas Datangi Kandang Peternak