Sumbardaily.com - Kehadiran Rumah Makan Takana Nasi Padang Resto di Kota Padang tidak sekadar menambah pilihan kuliner, tetapi juga menjadi sinyal kuat geliat investasi yang berdampak langsung pada pembukaan lapangan pekerjaan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Peresmian restoran yang berlokasi di jalan Ahmad Yani nomor 44 itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada Jumat (17/4/2026) siang. Prosesi grand opening berlangsung semarak dengan ditandai pengguntingan pita bersama pemilik usaha, Andre Persia.
Momentum ini menjadi sorotan karena sektor kuliner kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.
Pemerintah Kota (Pemko Padang) menilai, bertambahnya pelaku usaha baru seperti Rumah Makan Takana menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami sangat senang dengan bermunculannya usaha-usaha baru di Kota Padang. Ini sangat positif karena mampu menggeliatkan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” katanya.
Ia menilai, kehadiran Rumah Makan Takana memiliki potensi besar untuk menarik minat masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan.
Dengan konsep tempat yang nyaman dan pilihan menu khas nasi Padang yang beragam, restoran ini diyakini mampu bersaing sebagai destinasi kuliner baru.
"Kami mengapresiasi Takana Nasi Padang Resto sebagai restoran yang nyaman dengan beragam menu yang lezat. Pengunjung dapat menikmati sajian di area indoor maupun outdoor, serta juga tersedia ruang pertemuan," ucapnya.
Lebih jauh, Fadly menegaskan bahwa investasi seperti ini memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan PAD.
"Saya memastikan Pemko Padang terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan, pelayanan optimal, serta pemberian insentif," ujarnya.
Dampak nyata dari hadirnya Rumah Makan Takana terlihat dari penyerapan tenaga kerja yang mencapai sekitar 80 orang. Angka tersebut dinilai signifikan dalam membantu mengurangi pengangguran di Kota Padang.
“Alhamdulillah, Takana Nasi Padang Resto mampu menyerap sekitar 80 tenaga kerja. Ini sangat positif karena turut mendukung upaya pemerintah menekan angka pengangguran di Kota Padang,” kata Fadly.
Sementara itu, Owner Takana Nasi Padang Resto, Andre Persia, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, khususnya Pemko Padang.
Ia menegaskan bahwa usaha yang dirintisnya tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
“Kami berharap Takana Nasi Padang Resto dapat terus berkembang, memberikan pelayanan terbaik, serta membawa manfaat luas bagi masyarakat. Sesuai nama yang kita buat, semoga selalu takana-kana (teringat-ingat), selalu di hati masyarakat,” tutur pengusaha muda tersebut. (*)
















