Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyalurkan 26.912 stel seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru pada 2026. Program yang telah berjalan selama enam tahun ini menyasar siswa dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas, termasuk peserta didik di sekolah luar biasa (SLB).
Penyerahan bantuan untuk wilayah Kecamatan Sangir dilakukan langsung oleh Bupati Solok Selatan H. Khairunas bersama Wakil Bupati H. Yulian Efi dan jajaran pemerintah daerah lainnya. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan, Padang Aro, Selasa (13/10/2026).
Khairunas mengatakan, bantuan seragam sekolah merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap akses pendidikan sekaligus upaya mengurangi beban pengeluaran keluarga. Menurutnya, seluruh siswa yang menempuh pendidikan di Solok Selatan mendapatkan perhatian tanpa membedakan jenjang sekolah.
"Pemerintah daerah tidak memberikan perlakuan berbeda. Baik siswa dari tingkat TK sampai SLTA yang belajar di Solok Selatan tidak akan luput dari perhatian. Hari ini kita tetap berikan bantuan seragam sekolah gratis sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian nyata," tegas Bupati H. Khairunas siang ini.
Pada penyaluran tahun ini, bantuan diberikan kepada peserta didik baru di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Raudlatul Athfal (RA), SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga SLB.
Khusus Kecamatan Sangir, pemerintah daerah menyerahkan 7.680 stel seragam sekolah. Jumlah tersebut meliputi 2.098 stel untuk siswa TK/RA, 1.944 stel untuk jenjang SD/MI, 1.928 stel untuk SMP, 1.680 stel untuk SMA, dan 30 stel bagi siswa SLB.
Penyaluran di Sangir merupakan bagian dari program bantuan seragam gratis yang mencakup seluruh wilayah Kabupaten Solok Selatan. Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap kebutuhan pakaian sekolah peserta didik baru dapat terpenuhi sehingga orang tua tidak harus menanggung seluruh biaya pengadaan seragam.
Khairunas menyebut dukungan terhadap pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolah. Pemerintah daerah juga berupaya mempersiapkan generasi muda agar memiliki kemampuan menghadapi persaingan pada masa mendatang.
Pemkab Solok Selatan menyadari bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dimulai sejak dini. Generasi muda diharapkan tumbuh menjadi individu yang produktif, kompetitif, serta memiliki akhlak yang baik untuk menghadapi tantangan dalam 20 hingga 30 tahun ke depan.
Selain membagikan seragam sekolah gratis, pemerintah daerah menyediakan program beasiswa bagi pelajar mulai tingkat SD hingga perguruan tinggi. Program tersebut dijalankan melalui kerja sama antara pemerintah kabupaten, sejumlah universitas ternama, dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Solok Selatan.
Dukungan terhadap pendidikan juga dilakukan melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Pada 2026, Pemkab Solok Selatan memfasilitasi revitalisasi sekitar 68 sekolah dengan dukungan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencapai lebih dari Rp 48 miliar.
Upaya peningkatan layanan pendidikan tersebut turut diselaraskan dengan agenda nasional Asta Cita Presiden. Selain revitalisasi sekolah, pemerintah daerah juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa.
Berbagai program itu diarahkan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung peningkatan mutu pembelajaran di daerah. Bantuan seragam, beasiswa, perbaikan fasilitas sekolah, dan dukungan pemenuhan gizi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan peserta didik.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus bekerja sama mendukung sektor pendidikan. Sinergi berbagai pihak dinilai diperlukan agar pendidikan bermutu dapat diakses secara merata oleh seluruh anak di Kabupaten Solok Selatan. (*)
















