Sumbardaily.com - Bupati Solok Selatan H. Khairunas dan Wakil Bupati H. Yulian Efi ikut menggunakan hak pilih dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Kabupaten Solok Selatan. Keduanya mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) berbeda sebelum melakukan pemantauan pelaksanaan pemilihan di sejumlah wilayah.
H. Khairunas datang ke TPS 30 yang berada di SDN 10 Rimbo Tangah, Kecamatan Sangir, sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (7/10/2026). Bupati menggunakan hak suaranya dalam Pilwana yang digelar serentak di 39 nagari se-Kabupaten Solok Selatan.
Khairunas datang bersama Ketua TP PKK Solok Selatan Hj. Erniati Khairunas. Setelah mencoblos, keduanya tidak langsung meninggalkan lokasi. Bupati sempat bercengkerama dengan panitia pemungutan suara dan warga yang masih berada di sekitar TPS.
Pada waktu yang sama, Wakil Bupati H. Yulian Efi menggunakan hak pilihnya di TPS 10 yang berlokasi di SDN 09 Kepala Bukit, Nagari Pulakek Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu.
Yulian Efi didampingi Ketua GOW Hj. Bet Yulian Efi saat datang ke lokasi pemungutan suara. Seusai memberikan suara, Wakil Bupati juga menyempatkan diri berbincang dengan panitia dan masyarakat yang berada di sekitar TPS.
Usai mencoblos, agenda keduanya berlanjut dengan monitoring pelaksanaan Pilwana. Khairunas memantau sejumlah TPS yang berada di Kecamatan Sangir.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Solok Selatan Dahnir serta jajaran pejabat daerah. Monitoring dilakukan untuk melihat langsung proses pemungutan suara di lapangan.
Sementara itu, Yulian Efi bersama jajaran melanjutkan pemantauan pelaksanaan Pilwana di sejumlah TPS yang tersebar di Kecamatan Pauh Duo, Sungai Pagu, dan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD).
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan tahapan pemungutan suara berlangsung sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Selain itu, monitoring juga ditujukan untuk melihat secara langsung kondisi pelaksanaan Pilwana agar berjalan aman dan tertib.
Pilwana Serentak Kabupaten Solok Selatan tahun ini diikuti 39 nagari. Pemilihan tersebut menjadi bagian penting bagi masyarakat nagari karena hasilnya akan menentukan sosok yang memimpin pemerintahan nagari hingga 2034 mendatang.
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati di TPS masing-masing sekaligus dilanjutkan dengan monitoring ke sejumlah lokasi menjadi bagian dari upaya melihat langsung jalannya proses pemilihan di tingkat nagari.
Dengan pemantauan di sejumlah kecamatan, pelaksanaan Pilwana diharapkan berjalan sesuai aturan, aman, dan tertib hingga seluruh tahapan pemilihan selesai. (*)















