Sumbardaily.com, Bukittinggi — Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di ruas jalan Flyover Aur Kuning, Bukittinggi, Sabtu (20/9/2025).
Peristiwa nahas ini melibatkan dua unit mobil dan satu unit sepeda motor, mengakibatkan tiga orang terluka dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.
Kasatlantas Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathur Rachman, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 14.25 WIB.
"Kami menerima laporan adanya kecelakaan di Jalan Raya Flyover Aur Kuning, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Tigo Baleh," ujarnya.
Menurut kronologi yang disampaikan, kecelakaan bermula dari sebuah mobil minibus Toyota Rush bernomor polisi BA 1262 FR yang dikemudikan oleh Mardiani. Minibus tersebut melaju dari arah simpang Istana Mie. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga tidak fokus, sehingga kehilangan kendali.
Mobil Toyota Rush tersebut kemudian menabrak bagian belakang kanan mobil minibus Mitsubishi Xpander BA 1179 DM yang dikemudikan oleh Fathurrahman. Mobil Xpander itu sendiri datang dari arah Simpang Taluak menuju Simpang Istana Mie.
Akibat benturan keras itu, minibus Toyota Rush kembali menabrak sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi yang berada tepat di depannya. Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Fajar Rizki Wandi.
"Pengendara motor, Fajar Rizki Wandi, mengalami luka lecet di wajah serta sakit pada pinggul dan pinggang," jelas AKP M. Irsyad.
Sementara itu, penumpang sepeda motor yang bernama Raysha Humaida Andriani mengalami luka lebih serius.
"Dia mengalami patah tulang di kaki sebelah kanan," imbuhnya.
Kedua korban yang mengendarai sepeda motor segera dilarikan ke Rumah Sakit Otak Muhammad Hatta Bukittinggi untuk mendapatkan penanganan medis. Selain itu, pengemudi minibus Toyota Rush, Mardiani, juga mengalami luka akibat benturan.
"Mardiani mengalami pusing dan langsung kami bawa ke RS Islam Ibnu Sina Bukittinggi," tambah AKP M. Irsyad.
Kecelakaan ini menyebabkan ketiga kendaraan mengalami kerusakan yang cukup parah. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani oleh Satlantas Polresta Bukittinggi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (ndi)
















