SPBU Tutup Mendadak, Penyaluran BBM di Lubuk Basung Agam Dialihkan ke Titik Terdekat

SPBU Tutup Mendadak, Penyaluran BBM di Lubuk Basung Agam Dialihkan ke Titik Terdekat

Antrean kendaraan di salah satu SPBU di Lubuk Basung, Kabupaten Agam akibat peralihan konsumen dari SPBU yang tidak beroperasi, Senin (30/3/2026). Pertamina memastikan penyaluran BBM tetap berjalan dengan penguatan stok di SPBU terdekat. (Dok. Tangkapan Layar)

Sumbardaily.com - Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, tetap berlangsung normal meskipun sempat terjadi lonjakan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kondisi ini dipicu oleh tidak beroperasinya salah satu SPBU di kawasan tersebut.

Peristiwa antrean panjang terjadi pada Senin (30/3/2026). Hal ini merupakan dampak dari berhentinya operasional SPBU 14.264.574, yang menyebabkan konsumen beralih ke SPBU lain yang masih beroperasi. Akibatnya, volume kendaraan yang mengantre mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.

Meski demikian, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Pertamina segera mengambil langkah cepat guna mengantisipasi lonjakan permintaan di SPBU sekitar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, pihaknya terus mengoptimalkan distribusi BBM sekaligus memperkuat ketersediaan stok di wilayah terdampak.

"Sebagai langkah strategis, Pertamina melakukan penguatan suplai di SPBU 14.264.527 yang berlokasi paling dekat dengan SPBU yang tidak beroperasi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa gangguan berarti," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3/2026).

Saat ini, kata Fahrougi, ketersediaan produk gasoline di SPBU tersebut tercatat mencapai 19,6 kiloliter (KL), sementara produk gasoil tersedia sebanyak 8,6 KL. Jumlah ini dinilai cukup untuk melayani peningkatan konsumsi akibat peralihan pelanggan dari SPBU yang tutup.

"Selain itu, Pertamina juga terus menjalin koordinasi intensif dengan pengelola SPBU yang mengalami kendala operasional. Langkah ini bertujuan agar aktivitas pelayanan dapat segera kembali normal, sehingga distribusi BBM di kawasan tersebut kembali merata," katanya.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pertamina menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran penyaluran BBM, khususnya di tengah situasi operasional yang tidak terduga.

"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang karena ketersediaan energi dipastikan dalam kondisi aman," tuturnya. (*)

Baca Juga

Energi Terbarukan Sumbar Butuh Inovasi, Unand Didorong jadi Motor Perubahan
Energi Terbarukan Sumbar Butuh Inovasi, Unand Didorong jadi Motor Perubahan
Petugas membantu warga memahami proses pendaftaran atau pemutakhiran data Perlinsos melalui telepon seluler.
Pendaftaran Perlinsos di Padang Diperpanjang hingga 31 Desember 2026, Data Ini jadi Acuan Bansos 2027
Sopir di Padang Nekat Curi Uang dan Ponsel Milik Tetangga yang Hendak Bayar Kebutuhan Pesta Adik
Sopir di Padang Nekat Curi Uang dan Ponsel Milik Tetangga yang Hendak Bayar Kebutuhan Pesta Adik
Menyusuri Bukit Menuju Danau Bontak, Pemkab Solok Selatan Bidik Wisata Petualangan
Menyusuri Bukit Menuju Danau Bontak, Pemkab Solok Selatan Bidik Wisata Petualangan
Mencari Rumah, Menemukan Diri: Membaca Simbol The Odyssey dari Perspektif Suluk
Mencari Rumah, Menemukan Diri: Membaca Simbol The Odyssey dari Perspektif Suluk
Pertamina Patra Niaga Sumbagut menyalurkan masker kepada masyarakat dan Satgas BPBD setelah erupsi Gunung Sinabung.
Gunung Sinabung Erupsi, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan 5.695 Masker