Sumbardaily.com - Tiga nagari di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan resmi dicanangkan sebagai Desa Cantik atau Desa Cinta Statistik oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Program ini bertujuan untuk menghadirkan data desa yang akurat, mutakhir, dan berkualitas sebagai landasan utama dalam perencanaan pembangunan.
Adapun tiga nagari yang ditetapkan dalam program tersebut yakni Nagari Alam Pauh Duo, Nagari Pauh Duo Nan Batigo, serta Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo.
Penetapan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data di tingkat pemerintahan paling dasar.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Solok Selatan, Taufik Effendi, menyampaikan bahwa pencanangan Desa Cantik sekaligus menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman aparatur nagari dan masyarakat terkait pentingnya statistik.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan BPS melalui program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas desa dalam mengelola data secara sistematis dan terstruktur.
“Kegiatan ini mendorong desa agar mampu mengorganisir data dengan baik. Dengan data yang tertata, penyusunan perencanaan pembangunan akan lebih mudah dilakukan dan kebijakan yang dihasilkan menjadi lebih tepat sasaran karena berbasis data,” ujar Taufik dalam kegiatan pencanangan dan sosialisasi Desa Cantik 2026 di Kantor Camat Pauh Duo dicuplik Kominfo, Minggu (26/4/2026).
Ia menambahkan, pemahaman statistik yang kuat di tingkat nagari juga akan berkontribusi terhadap terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala BPS Solok Selatan, Roby, menegaskan bahwa desa memiliki peran penting sebagai pengguna sekaligus pengelola data. Oleh sebab itu, peningkatan literasi statistik menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
“Desa merupakan unit pemerintahan paling dasar yang berinteraksi langsung dengan data. Peningkatan literasi statistik menjadi penting agar masyarakat mampu memahami serta memanfaatkan data secara optimal,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, masing-masing nagari yang telah ditunjuk akan menyelenggarakan berbagai kegiatan statistik, mulai dari pengumpulan, pengolahan hingga penyajian data. Kegiatan ini juga mendapat pengawasan langsung dari camat serta pembinaan teknis dari BPS.
Pencanangan Desa Cantik 2026 turut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan antara pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan BPS Solok Selatan.
Kesepakatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pengelolaan data di tingkat nagari.
Melalui program ini, diharapkan nantinya akan tersedia data mikro yang akurat dan dapat digunakan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, khususnya di tingkat desa atau nagari.
Tidak hanya itu, nagari-nagari yang telah ditetapkan sebagai Desa Cantik juga akan mengikuti kompetisi dengan desa lainnya di seluruh Indonesia.
Kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pengelolaan data secara berkelanjutan.
Dengan adanya program Desa Cantik, pemerintah daerah bersama BPS optimistis penguatan data di tingkat nagari dapat menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan yang lebih terarah dan efektif di masa mendatang. (*)
















