Sumbardaily.com – Semen Padang FC terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan tim menjelang bergulirnya kompetisi Pegadaian Championship atau Liga 2 musim 2026/2027. Klub berjuluk Kabau Sirah tersebut kembali menambah amunisi dengan merekrut dua pemain lokal berpengalaman, yakni kiper Dikri Yusron dan bek Erwin Gutawa.
Kehadiran kedua pemain tersebut menjadi bagian dari langkah strategis manajemen untuk memperkuat komposisi skuad dalam menghadapi persaingan ketat musim depan. Perekrutan Dikri dan Erwin diumumkan secara resmi oleh manajemen Semen Padang FC pada 18 Juni 2026.
Masuknya dua pemain sarat pengalaman itu menjadi sinyal bahwa Semen Padang FC tidak ingin sekadar menjadi peserta di Liga 2. Klub asal Sumatera Barat tersebut tengah mempersiapkan tim yang lebih kompetitif dengan target mampu bersaing di papan atas dan kembali merebut tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
Pada sektor penjaga gawang, Semen Padang FC mempercayakan tambahan kekuatan kepada Dikri Yusron. Kiper kelahiran Ciamis, Jawa Barat, 8 Januari 1995 itu dikenal sebagai penjaga gawang yang memiliki refleks baik dan ketenangan saat mengawal gawang.
Dengan postur setinggi 180 sentimeter, Dikri diharapkan mampu memberikan stabilitas sekaligus rasa aman bagi lini pertahanan Kabau Sirah sepanjang musim kompetisi mendatang.
Pengalaman Dikri di dunia sepak bola Indonesia juga menjadi salah satu pertimbangan penting dalam proses perekrutannya. Sebelum bergabung dengan Semen Padang FC, ia telah memperkuat sejumlah klub ternama, mulai dari Sriwijaya FC, Persik Kediri, Madura United FC, Gresik United, hingga Bali United FC.
Rekam jejak tersebut dinilai menjadi modal berharga bagi tim asuhan Nilmaizar yang sedang mempersiapkan skuad terbaik untuk menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.
Tidak hanya memperkuat posisi penjaga gawang, Semen Padang FC juga melakukan pembenahan pada sektor pertahanan dengan mendatangkan Erwin Gutawa. Pemain kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 6 Juli 1992 itu dikenal sebagai sosok bek yang disiplin, tangguh, dan memiliki karakter permainan yang kuat.
Dengan tinggi badan 175 sentimeter, Erwin memiliki kemampuan bermain di lebih dari satu posisi. Selain sebagai bek tengah, ia juga dapat ditempatkan sebagai bek kanan sesuai kebutuhan tim.
Fleksibilitas tersebut menjadi nilai tambah bagi Semen Padang FC yang membutuhkan pemain berpengalaman untuk memperkuat lini belakang dalam menghadapi kompetisi yang panjang dan kompetitif.
Sepanjang karier profesionalnya, Erwin telah mengoleksi pengalaman bersama sejumlah klub di Indonesia. Ia pernah membela Martapura FC, Madura FC, Sriwijaya FC, PSM Makassar, Borneo FC Samarinda, hingga PSMS Medan.
Pengalaman bermain di berbagai klub tersebut membuat Erwin memiliki pemahaman yang baik mengenai atmosfer kompetisi sepak bola nasional. Tidak hanya itu, saat memperkuat PSM Makassar, ia juga sempat merasakan persaingan di level Asia melalui ajang Piala AFC.
Pengalaman internasional tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan tim dan membantu Semen Padang FC menghadapi tekanan kompetisi sepanjang musim.
Langkah mendatangkan Dikri Yusron dan Erwin Gutawa tidak terlepas dari upaya manajemen dalam melakukan pembenahan skuad. Presiden Klub Semen Padang FC Andre Rosiade bersama jajaran manajemen terus bergerak menyusun tim yang dinilai mampu bersaing secara kompetitif pada musim mendatang.
Kehadiran dua pemain berpengalaman ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas permainan tim, tetapi juga menambah kedalaman skuad yang dibutuhkan untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Selain itu, pengalaman yang dimiliki keduanya diyakini dapat menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi performa tim selama mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Perekrutan Dikri Yusron dan Erwin Gutawa sekaligus menunjukkan arah yang ingin ditempuh Semen Padang FC dalam menyongsong musim baru. Kabau Sirah tampak berupaya mengombinasikan kualitas, pengalaman, dan kedalaman skuad demi mencapai target yang telah ditetapkan.
Target tersebut tidak lain adalah tampil maksimal di Pegadaian Championship atau Liga 2 musim 2026/2027 serta mengamankan tiket promosi untuk kembali berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dengan tambahan dua pemain yang memiliki pengalaman panjang di kompetisi nasional, Semen Padang FC memperlihatkan komitmennya untuk segera bangkit dan kembali menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan dalam sepak bola Indonesia.
Masuknya Dikri Yusron dan Erwin Gutawa menjadi langkah terbaru Kabau Sirah dalam membangun fondasi tim yang lebih kuat demi mewujudkan ambisi kembali ke level tertinggi kompetisi nasional. (*)















