Sumbardaily.com – Semen Padang FC terus mematangkan persiapan jelang laga penting pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Kabau Sirah dijadwalkan menjamu Persijap Jepara di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Senin (20/4/2026).
Pertandingan ini diprediksi menjadi duel krusial yang akan sangat menentukan posisi kedua tim di klasemen akhir musim.
Dengan hanya menyisakan tujuh pertandingan, setiap poin kini menjadi sangat berharga. Bagi Semen Padang FC, laga kandang ini menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki posisi sekaligus menjaga asa keluar dari zona degradasi.
Saat ini, Kabau Sirah masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin.
Posisi tersebut membuat Semen Padang FC berada dalam tekanan. Mereka hanya terpaut dua poin dari PSBS Biak di peringkat ke-18. Sementara itu, jarak dengan Madura United FC di posisi ke-16 mencapai tiga poin dengan total 23 poin.
Selisih empat poin juga memisahkan mereka dari Persis Solo di peringkat ke-15, serta lima poin dari Persijap Jepara yang berada di posisi ke-14 dengan raihan 25 poin.
Situasi klasemen yang masih rapat membuka peluang bagi Kabau Sirah untuk bangkit. Namun, hasil maksimal di setiap pertandingan menjadi syarat mutlak jika ingin keluar dari zona merah. Laga melawan Persijap pun menjadi salah satu momentum penting yang tidak boleh disia-siakan.
Menjelang pertandingan tersebut, Semen Padang FC memiliki modal positif dari pertemuan sebelumnya. Pada putaran pertama, Kabau Sirah berhasil mencuri kemenangan 2-1 saat bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini.
Dua gol kemenangan kala itu dicetak oleh Pedro Matos yang memanfaatkan assist Rosad Setiawan, serta Armando Oropa melalui bola rebound.
Kini, bermain di hadapan pendukung sendiri, Semen Padang FC menargetkan hasil serupa demi mengamankan tiga poin penuh. Tekad untuk bangkit juga ditegaskan oleh pelatih Imran Nahumarury yang menilai perkembangan tim terus menunjukkan tren positif.
“Kami pulang dari Solo dengan beberapa perbaikan. Saya tegaskan ini bukan akhir, kami akan terus berjuang dan antusiasme pemain dalam latihan terus meningkat,” ujar Imran.
Pernyataan tersebut mencerminkan optimisme tim dalam menghadapi sisa kompetisi. Dengan semangat juang yang terus dijaga, Kabau Sirah berupaya memaksimalkan setiap laga yang tersisa untuk keluar dari tekanan di papan bawah.
Pertandingan Semen Padang FC melawan Persijap Jepara dipastikan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan. Hasil laga ini berpotensi besar memengaruhi peta persaingan di zona bawah klasemen BRI Super League 2025/2026. (*)
















