Orang Tua Balita Meninggal di RSUP M Djamil Padang Siapkan Langkah Hukum

Sumbardaily.com – Kasus balita meninggal dunia yang menimpa Alceo Hanan Flantika memasuki babak baru. Keluarga korban kini tengah mempertimbangkan langkah hukum atas dugaan kelalaian atau malpraktik dalam penanganan medis di RSUP M Djamil Padang.

Balita berusia 1 tahun 2 bulan tersebut meninggal dunia pada 3 April 2026 setelah menjalani perawatan selama kurang lebih sepekan akibat luka bakar. Peristiwa ini menjadi sorotan luas setelah pihak keluarga menyampaikan pengalaman mereka melalui media sosial hingga viral.

Ibu korban, Nuri Khairma, mengungkapkan bahwa dirinya bersama suami masih membahas langkah hukum yang akan ditempuh. Ia memastikan upaya tersebut kemungkinan besar akan diambil sebagai bentuk respons atas kejadian yang menimpa anaknya.

“Langkah hukum nanti saya rasa ada. Saya diskusikan dulu bersama suami. Pokoknya langkah hukum Insya Allah ada,” kata ibu almarhum Alceo, Nuri Khairma, dikutip Minggu (19/4/2026).

Menurut Nuri, dugaan kelalaian dalam penanganan medis menjadi alasan utama keluarga mempertimbangkan jalur hukum. Ia berharap tenaga medis yang dinilai tidak menjalankan prosedur dengan baik dapat dimintai pertanggungjawaban.

“Mereka (tim medis) melalaikan. Ini termasuk malpraktik, harus dihukum,” tegasnya.

Bagi Nuri dan suaminya, Doris Flantika, kehilangan Alceo menjadi pukulan yang sangat berat. Mereka menyebut kehadiran anak tersebut merupakan hal yang telah lama dinantikan setelah menunggu selama bertahun-tahun.

“Alceo anak berharga bagi kami. Saya sudah enam tahun menanti kehadirannya. Selama hamil dia, hamil sangat berat. Ini pukulan yang sangat besar bagi kami,” ucapnya.

Di sisi lain, pihak rumah sakit memberikan penjelasan terkait penanganan medis yang telah dilakukan. Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RSUP M Djamil Padang, Rizki Rasyidi, menyampaikan bahwa selama masa perawatan, tim dokter multidisiplin telah dikerahkan untuk menangani pasien secara intensif.

Ia menjelaskan bahwa tenaga medis yang terlibat terdiri dari berbagai spesialis yang bekerja secara optimal dalam memberikan pelayanan terbaik. Namun demikian, kondisi pasien disebut mengalami dinamika klinis hingga akhirnya meninggal dunia.

“Kami menyadari bahwa dalam praktik kedokteran, terdapat batasan-batasan di mana faktor kondisi klinis pasien tidak selamanya dapat dikendalikan sepenuhnya oleh kemampuan manusia, dan pada akhirnya hasil akhir adalah ketetapan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Rizki.

Sebagai bentuk respons terhadap perhatian publik dan laporan keluarga, manajemen rumah sakit menyatakan telah mengambil langkah proaktif dengan membentuk Tim Audit Investigasi Internal.

Tim tersebut bekerja secara independen dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Komite Medik, Komite Keperawatan, Komite Etik, Komite Mutu hingga tim medikolegal.

Tim ini bertugas memastikan seluruh proses penelusuran dilakukan secara menyeluruh, objektif, dan berbasis pada bukti rekam medis yang ada. Langkah ini diambil untuk mengkaji apakah seluruh prosedur yang dijalankan telah sesuai dengan standar yang berlaku.

“Audit ini bertujuan untuk memverifikasi apakah seluruh tindakan yang diambil telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik profesi,” ungkapnya.

Rizki menegaskan bahwa pihak rumah sakit berkomitmen untuk bersikap transparan dalam menangani kasus ini. Ia menyebut, manajemen tidak akan menutup-nutupi fakta dan siap mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran prosedur atau indikasi kelalaian dalam pelayanan.

Selain itu, rumah sakit juga telah berupaya membangun komunikasi terbuka dengan keluarga korban. Upaya tersebut diwujudkan melalui dua kali pertemuan tatap muka yang melibatkan pihak keluarga dan tim medis yang menangani pasien.

“Kami pun telah melaksanakan proses mediasi secara tertutup sebagai ruang diskusi yang bebas dari tekanan, demi mencari pemahaman bersama atas proses pelayanan yang telah diberikan,” tuturnya. (*)

Baca Juga

Kasus Balita Meninggal, RSUP M Djamil Padang Klaim Sudah Mediasi dan Bentuk Tim Investigasi
Kasus Balita Meninggal, RSUP M Djamil Padang Klaim Sudah Mediasi dan Bentuk Tim Investigasi
Balita Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Keluarga Soroti Dugaan Kelalaian
Balita Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Keluarga Soroti Dugaan Kelalaian
Hutama Karya Serahkan Starlink dan Toilet Portabel untuk Pengungsi Tanah Datar
Hutama Karya Serahkan Starlink dan Toilet Portabel untuk Pengungsi Tanah Datar
Cegah Kekacauan Saat Megathrust, RSUP M Djamil Gelar Simulasi Skala Besar
Cegah Kekacauan Saat Megathrust, RSUP M Djamil Gelar Simulasi Skala Besar
Kepulangan Kloter 10 Debarkasi Padang: Satu Jemaah Dirawat, Satu Tertahan di Arab Saudi
Kepulangan Kloter 10 Debarkasi Padang: Satu Jemaah Dirawat, Satu Tertahan di Arab Saudi
RSUP M Djamil Akan Dikembangkan, Pemko Padang Beri Dukungan Penuh
RSUP M Djamil Akan Dikembangkan, Pemko Padang Beri Dukungan Penuh