Sumbardaily.com, Padang – PSIM Yogyakarta berhasil mengamankan kemenangan penting saat menjamu Semen Padang FC pada lanjutan BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (4/1/2026) sore WIB, tim berjuluk Laskar Mataram menang tipis 1-0 berkat gol tunggal Ze Valente melalui titik penalti.
Tambahan tiga poin ini menjadi modal berharga bagi PSIM Yogyakarta untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Kemenangan atas Semen Padang FC membuat PSIM naik ke peringkat keenam dengan koleksi 27 poin dari 16 pertandingan. Sementara itu, Kabau Sirah masih tertahan di zona degradasi, tepatnya di posisi ke-16 dengan raihan 10 poin.
Sejak awal pertandingan, PSIM Yogyakarta langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. Dalam lima menit pertama, tuan rumah membangun permainan melalui umpan-umpan pendek yang rapi. Peluang awal sempat diciptakan Ze Valente, namun sepakan pemain asal Portugal itu masih dapat diamankan kiper Semen Padang FC, Arthur Augusto.
Semen Padang FC tidak tinggal diam. Memasuki pertengahan babak pertama, tim tamu mulai tampil lebih agresif. Cornelius Stewart sempat melepaskan tembakan spekulatif dari luar kotak penalti, meski bola masih melebar tipis dari gawang PSIM Yogyakarta.
Menjelang babak pertama berakhir, PSIM Yogyakarta hampir memperoleh keuntungan setelah wasit sempat menunjuk titik putih. Namun, keputusan tersebut dianulir usai wasit melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR). Wasit menilai tidak terjadi pelanggaran di area berbahaya Semen Padang FC, sehingga penalti dibatalkan. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan PSIM Yogyakarta semakin meningkat. Momentum yang ditunggu akhirnya datang di pertengahan babak kedua. Kali ini, wasit kembali menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti Semen Padang FC.
Ze Valente dipercaya sebagai eksekutor. Meski arah bola sempat terbaca oleh Arthur Augusto, sepakan penalti Ze Valente tetap meluncur mulus ke dalam gawang Semen Padang FC pada menit ke-64. Gol tersebut sekaligus menjadi pembeda dalam pertandingan ini.
Usai gol tersebut, PSIM Yogyakarta semakin percaya diri menekan pertahanan lawan. Beberapa menit kemudian, Ze Valente nyaris mencatatkan brace. Berawal dari kombinasi umpan pendek di area half-space, ia mendapatkan ruang tembak di dalam kotak penalti. Namun, peluang tersebut kembali digagalkan oleh Arthur Augusto yang tampil sigap di bawah mistar.
Meski terus mengurung pertahanan Semen Padang FC hingga menit-menit akhir, PSIM Yogyakarta gagal menambah keunggulan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Laskar Mataram.
Hasil ini memastikan PSIM Yogyakarta mengamankan tiga poin penuh di kandang, sementara Semen Padang FC kembali harus pulang tanpa poin dan masih berjuang keluar dari zona merah BRI Super League 2025/2026. (red)















