Sumbardaily.com - Sebanyak 4.546 calon mahasiswa mengikuti Ujian Tulis (Utul) Seleksi Masuk (SIMA) Universitas Andalas (Unand) Tahun 2026 yang digelar selama dua hari, 9 hingga 10 Juni 2026.
Ribuan peserta tersebut bersaing memperebutkan kesempatan menjadi bagian dari salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia melalui jalur seleksi mandiri.
Pelaksanaan SIMA Akademik 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penerimaan mahasiswa baru Unand. Jalur ini dirancang untuk menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai daerah di Tanah Air yang memiliki potensi akademik dan kesiapan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Untuk memastikan seluruh rangkaian seleksi berjalan sesuai standar yang ditetapkan, Rektor Unand Efa Yonnedi, Ph.D., melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi ujian. Kunjungan tersebut turut didampingi Wakil Rektor II Dr. Hefrizal Handra dan Kasubdit Administrasi, Data dan Informasi Pendidikan Asrul Ikhya.
Selama pelaksanaan ujian, peserta mengikuti seleksi yang dibagi ke dalam dua sesi setiap harinya. Unand juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna memberikan kenyamanan bagi peserta. Sejumlah posko informasi ditempatkan di titik-titik strategis untuk membantu kebutuhan peserta selama ujian berlangsung.
Selain itu, layanan kesehatan juga disediakan dengan dukungan tenaga medis dari Rumah Sakit Unand. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam memastikan peserta dapat mengikuti ujian dengan aman dan lancar.
Rektor Unand Efa Yonnedi menegaskan bahwa SIMA merupakan salah satu jalur penting dalam upaya kampus mendapatkan mahasiswa baru yang berkualitas.
“Universitas Andalas berkomitmen menghadirkan proses seleksi yang objektif, transparan, dan berkualitas. Kami ingin memastikan seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Karena itu, selain menjaga kualitas ujian, kami juga memberikan pelayanan yang maksimal agar peserta dapat mengikuti seleksi dengan nyaman dan lancar,” ujarnya.
Menurut Efa, kualitas mahasiswa baru memiliki peran strategis dalam mendukung visi Universitas Andalas sebagai perguruan tinggi bereputasi internasional. Mahasiswa yang terpilih diharapkan mampu berkembang menjadi lulusan yang unggul, memiliki karakter kuat, serta mampu bersaing di tingkat global.
Sementara itu, Kasubdit Administrasi, Data dan Informasi Pendidikan Unand, Asrul Ikhya, menyampaikan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru tahun 2026 masih berlangsung melalui sejumlah jalur seleksi yang telah disiapkan kampus.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya Unand telah mengumumkan hasil SIMA Prestasi, yakni jalur penerimaan yang ditujukan bagi siswa dengan capaian akademik maupun non-akademik.
“Selain SIMA Prestasi yang telah diumumkan hasilnya, saat ini sedang berlangsung SIMA Akademik melalui Utul yang diikuti 4.546 peserta. Kami juga masih membuka pendaftaran untuk jalur SIMA Akademik berdasarkan Nilai UTBK yang akan berlangsung hingga awal Juli 2026,” jelasnya.
Tidak hanya itu, peluang untuk menjadi mahasiswa Unand pada tahun akademik 2026 juga masih terbuka melalui Seleksi Masuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN Barat) 2026. Asrul menyebut masa pendaftaran jalur tersebut masih berlangsung hingga 11 Juni 2026.
Keberadaan berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru tersebut menjadi bagian dari strategi Unand untuk memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas kepada masyarakat. Dengan pilihan jalur seleksi yang beragam, calon mahasiswa dari berbagai latar belakang memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Melalui pelaksanaan SIMA Akademik 2026 yang diikuti ribuan peserta serta dukungan berbagai jalur seleksi lainnya, Universitas Andalas berharap dapat menjaring calon mahasiswa terbaik yang nantinya mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan pembangunan di masa depan. (*)
















