Sumbardaily.com - Sebanyak 389 calon jemaah haji (CJH) yang tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Padang tiba di Asrama Haji Tabing, Padang, pada Sabtu (2/5/2026) sore.
Rombongan ini berasal dari sejumlah daerah di Sumatera Barat, yakni Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, serta Kota Padang Panjang.
Kedatangan ratusan jemaah tersebut berlangsung tertib dan lancar. Setibanya di lokasi, seluruh jemaah langsung diarahkan untuk mengikuti layanan terpadu atau One Stop Service (OSS). Tahapan ini menjadi proses akhir sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci.
Rombongan Kloter 9 turut didampingi oleh Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra. Kehadiran kepala daerah ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap warganya yang akan menunaikan ibadah haji.
Dalam arahannya kepada para jemaah, Ramadhani menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental selama menjalankan ibadah di Arab Saudi. Ia mengingatkan agar para jemaah dapat memfokuskan diri pada tujuan utama ibadah.
“Luruskan niat karena Allah. Fokus beribadah dan kurangi aktivitas yang tidak perlu,” ujar Ramadhani dikutip laman Kemenhaj Sumbar, Senin (4/5/2026).
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, cuaca dan aktivitas ibadah yang padat membutuhkan kesiapan fisik yang optimal.
“Jaga kondisi fisik, perbanyak minum, dan saling membantu, terutama kepada jemaah lansia,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kloter 9, Omafahmi Dalimi Alwi, menyampaikan rincian jumlah dan asal jemaah dalam rombongan tersebut. Ia menjelaskan bahwa total 389 jemaah terdiri dari 140 orang asal Kota Solok, 194 orang dari Kabupaten Solok, 42 orang dari Kabupaten Solok Selatan, dan 7 orang dari Kota Padang Panjang.
“Total jemaah berjumlah 389 orang, terdiri dari 140 jemaah asal Kota Solok, 194 dari Kabupaten Solok, 42 dari Solok Selatan, dan 7 dari Kota Padang Panjang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Omafahmi juga mengungkapkan bahwa dalam kloter ini terdapat 96 jemaah lanjut usia (lansia) serta satu orang penyandang disabilitas. Kondisi ini menjadi perhatian khusus selama pelaksanaan ibadah nanti.
“Jemaah tertua berusia 87 tahun atas nama Yusni Syarif dari Kabupaten Solok, sedangkan jemaah termuda berusia 22 tahun atas nama Luthfiyyah Sonike Zalfaa dari Kota Solok,” jelasnya.
Ia turut mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kekompakan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci penting agar seluruh proses ibadah dapat berjalan dengan baik.
Omafahmi juga menyampaikan apresiasi kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang atas pelayanan yang telah diberikan kepada para jemaah.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan pelayanan petugas. Semoga seluruh proses berjalan lancar,” katanya.
Kedatangan Kloter 9 ini menambah rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi Padang yang terus berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. (*)
















