Sumbardaily.com, Padang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berbenah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar), Adel Wahidi beserta jajaran di kediaman resminya di Jalan Ahmad Yani Nomor 11 Padang, Selasa (11/3/2025).
Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah terobosan penting terkait peningkatan layanan publik, khususnya dalam penanganan aduan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menegaskan komitmen Pemko Padang untuk membangun pemerintahan yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel.
"Pertemuan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kualitas layanan publik serta memastikan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan di bawah pengawasan Ombudsman," ujar Fadly.
Salah satu inovasi yang tengah dipersiapkan Pemko Padang adalah pengembangan infrastruktur teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mempermudah proses penyampaian dan penanganan aduan masyarakat.
Sistem ini diharapkan dapat memberikan respons yang lebih cepat dan akurat terhadap berbagai keluhan warga.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap aduan masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat. Untuk itu, kami tengah mengembangkan sistem berbasis AI serta inovasi pengaduan melalui WhatsApp agar lebih mudah diakses oleh warga," kata Fadly Amran.
Teknologi kecerdasan buatan yang diimplementasikan ini akan memungkinkan aduan masyarakat diklasifikasikan secara otomatis dan diteruskan kepada unit terkait dengan lebih efisien.
Hal ini tidak hanya mempercepat proses penanganan, tetapi juga memungkinkan analisis pola aduan untuk pengambilan kebijakan yang lebih baik di masa mendatang.
Komitmen Pemerintahan Bersih
Selain inovasi teknologi, Wali Kota Padang juga menekankan pentingnya membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).
Fadly Amran meminta Ombudsman untuk terus melakukan pengawasan dan memberikan rekomendasi demi memastikan seluruh program Pemko Padang berjalan transparan dan benar-benar berpihak kepada masyarakat.
"Kita punya banyak program unggulan (Progul) yang berorientasi kepada pelayanan masyarakat, seperti BPJS Kesehatan Gratis, seragam sekolah dan LKS gratis. Semua implementasinya nanti akan transparan dan terbuka, agar masyarakat kita bisa maksimal mendapatkan manfaatnya, dan kepercayaan kepada Pemko Padang meningkat," kata Fadly.
Program-program unggulan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemko Padang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memastikan pelayanan publik yang lebih baik.
Melalui transparansi dan akuntabilitas, Fadly berharap program-program tersebut dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi, mengungkapkan bahwa saat ini Kota Padang menempati peringkat kelima dalam penilaian kepatuhan pelayanan publik di Sumatera Barat.
Meski demikian, Adel menyatakan optimismenya bahwa posisi tersebut dapat ditingkatkan di bawah kepemimpinan Fadly Amran.
"Kami yakin di bawah kepemimpinan Pak Wali Kota Padang, posisi ini bisa diperbaiki, karena visi, misi, dan program unggulan yang diusung menunjukkan komitmen kuat terhadap layanan publik, dengan tagline Padang Amanah, Padang Melayani, dan Padang Juara," ungkap Adel.
Ombudsman sebagai lembaga pengawas pelayanan publik melihat adanya potensi besar untuk peningkatan kualitas layanan di Kota Padang.
"Komitmen Wali Kota yang diwujudkan melalui berbagai inovasi, termasuk implementasi kecerdasan buatan dalam penanganan aduan masyarakat, dianggap sebagai langkah strategis yang tepat," katanya.
Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam sistem pengaduan masyarakat merupakan bagian dari upaya transformasi digital yang tengah gencar dilakukan Pemko Padang.
"Langkah ini sejalan dengan tren global dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memberikan layanan yang lebih cepat, efisien, dan transparan," kata Adel Wahidi.
Pertemuan antara Wali Kota Padang dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, katanya, merupakan langkah awal dari kerja sama berkelanjutan untuk memastikan pelayanan publik di Kota Padang terus membaik.
"Dengan kolaborasi yang solid dan pemanfaatan teknologi yang tepat, Pemko Padang optimis dapat meningkatkan peringkat kepatuhan pelayanan publiknya di masa mendatang," imbuhnya. (red)
















