Presiden Prabowo Turun ke Lembah Anai, Wagub Sumbar Optimis Pemulihan Dipercepat

Presiden Prabowo Turun ke Lembah Anai, Wagub Sumbar Optimis Pemulihan Dipercepat

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy bersama Gubernur Mahyeldi, Anggota DPR RI, Andre Rosiade dan jajaran Menteri Kabinet Merah Putih melihat kondisi terkini di Jalur Lembah Anai yang sempat terputus beberapa waktu lalu. (Dok. Biro Adpim)

Presiden Prabowo Turun ke Lembah Anai, Wagub Sumbar Optimis Pemulihan Dipercepat

Presiden Prabowo meninjau Jalur Lembah Anai yang putus akibat banjir bandang. Pemprov Sumbar optimistis pemulihan akses vital dipercepat.

Sumbardaily.com, Tanah Datar - Putusnya jalan nasional di kawasan Jalur Lembah Anai akibat banjir bandang menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto turun langsung ke lokasi terdampak di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (18/12/2025) siang untuk melihat kondisi riil infrastruktur strategis yang lumpuh akibat bencana hidrometeorologi.

Kunjungan Presiden dilakukan di tengah urgensi pemulihan jalur utama yang selama ini menjadi nadi pergerakan orang dan distribusi barang dari dan menuju Sumbar.

Jalur Lembah Anai memiliki posisi krusial sebagai penghubung kawasan pesisir dengan wilayah daratan tengah dan timur Sumbar, sehingga terputusnya akses ini berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat dan stabilitas logistik.

Presiden Prabowo meninjau langsung badan jalan yang amblas, struktur tebing yang runtuh, serta area terdampak lain akibat terjangan banjir bandang.

Meski tidak menyampaikan keterangan pers resmi, kehadiran kepala negara di lokasi dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan pengambilan keputusan berbasis kondisi lapangan. “Terima kasih semuanya yah,” ujar Presiden sebelum melanjutkan peninjauan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi yang turut mendampingi Presiden, menegaskan bahwa putusnya jalur nasional tersebut membawa dampak signifikan bagi kehidupan masyarakat.

Selain menghambat aktivitas harian warga, gangguan pada Jalur Lembah Anai juga memengaruhi kelancaran distribusi logistik antardaerah.

Menurut Mahyeldi, sejak kejadian bencana, Pemprov Sumbar segera mengambil langkah taktis dengan melakukan pengalihan arus lalu lintas serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait.

“Jalur Lembah Anai ini menjadi perhatian utama karena perannya sangat strategis bagi perekonomian dan mobilitas masyarakat di Sumbar,” kata Mahyeldi.

Ia menegaskan kesiapan pemerintah provinsi untuk mendukung penuh percepatan penanganan, baik melalui dukungan lapangan, koordinasi lintas sektor, maupun fasilitasi teknis lainnya demi memastikan proses pemulihan berjalan efektif.

Sinyal Kuat dari Pemerintah Pusat

Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy menilai kehadiran langsung Presiden Prabowo di lokasi bencana sebagai sinyal kuat bahwa persoalan infrastruktur di Sumbar mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Menurut Vasko, pemantauan langsung oleh Presiden memberikan dorongan psikologis dan administratif bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan jalan nasional tersebut.

“Kami optimistis, dengan perhatian dan pemantauan langsung Bapak Presiden, penanganan jalan nasional di kawasan Lembah Anai dapat dipercepat sehingga aktivitas masyarakat dan distribusi logistik bisa kembali berjalan normal,” kata Wagub Vasko.

Vasko menekankan bahwa pemulihan Jalur Lembah Anai bukan hanya soal perbaikan fisik jalan, melainkan juga pemulihan denyut ekonomi dan konektivitas antar daerah di Sumbar.

Sementara itu, Direktur Utama PT Hutama Karya Infrastruktur, Aji Prasetyanti, memaparkan bahwa proses penanganan jalan nasional yang putus saat ini terus berjalan.

Untuk mempercepat perbaikan, pihaknya telah mengerahkan 23 unit alat berat jenis ekskavator serta satu unit bore pile untuk pembangunan pondasi dalam dengan metode pengeboran.

Langkah tersebut dilakukan guna memperkuat struktur jalan dan memastikan ketahanan jangka panjang terhadap potensi bencana serupa.

Meski perbaikan permanen masih berlangsung, Aji menyebutkan bahwa sejak 16 Desember 2025, ruas jalan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat dengan skema buka-tutup.

Ke depan, PT Hutama Karya Infrastruktur berencana menambah tujuh unit bore pile guna mempercepat pengerjaan konstruksi. Penyelesaian perbaikan secara permanen ditargetkan rampung pada Juli 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (adl)

Baca Juga

Sempat Viral, Kasus Cekcok hingga Pemukulan Pejabat Polda Sumbar dan Driver Pemprov Berakhir Damai
Sempat Viral, Kasus Cekcok hingga Pemukulan Pejabat Polda Sumbar dan Driver Pemprov Berakhir Damai
Pemprov Sumbar Kebut Rekonstruksi Pascabencana, 10 Paket Proyek Sudah Berkontrak
Pemprov Sumbar Kebut Rekonstruksi Pascabencana, 10 Paket Proyek Sudah Berkontrak
Update Longsor Lembah Anai: Jalur Padang–Bukittinggi Sudah Bisa Dilalui Dua Arah
Update Longsor Lembah Anai: Jalur Padang–Bukittinggi Sudah Bisa Dilalui Dua Arah
Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Lumpuh Total
Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Lumpuh Total
Pemprov Sumbar Ungkap Kendala Distribusi BBM, Satu Barcode Dipakai Banyak Kendaraan Jadi Sorotan
Pemprov Sumbar Ungkap Kendala Distribusi BBM, Satu Barcode Dipakai Banyak Kendaraan Jadi Sorotan
Penanganan Darurat Jalan Longsor di Sumbar Dikebut, Malalak dan Lembah Anai Hampir Rampung
Penanganan Darurat Jalan Longsor di Sumbar Dikebut, Malalak dan Lembah Anai Hampir Rampung