Sumbardaily.com, Padang - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Jumat (14/11/2025) dini hari disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon beringin berukuran besar tumbang dan menimpa tiga rumah warga di kawasan Seberang Palinggam, RT 01 RW 05, Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.10 WIB itu menimbulkan kerusakan cukup serius pada sejumlah bangunan yang terdampak.
Pohon beringin dengan panjang sekitar 20 meter dan diameter mencapai 50 sentimeter itu roboh saat hujan deras sedang memuncak. Beban pohon yang besar membuat bagian atap hingga struktur bangunan rumah warga rusak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melaporkan, tiga rumah milik warga terkategori rusak dengan estimasi kerugian sekitar Rp20 juta.
Rumah yang terdampak masing-masing milik Dwi Lagi Fahri yang dihuni empat jiwa, Indra Tofanta dengan dua jiwa, dan Syafruddin yang tinggal bersama tiga anggota keluarga. Selain itu, rumah Deki Surya Putra dengan empat penghuni juga masuk dalam daftar terdampak dalam laporan lapangan BPBD.
Meskipun kerusakan cukup signifikan, laporan awal memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kota Padang, Al Banna, mengatakan, hujan deras yang disertai angin kuat menjadi pemicu tumbangnya pohon besar tersebut.
"Kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan masyarakat diimbau tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah berisiko atau dekat pohon berukuran besar," katanya.
Begitu laporan diterima, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon.
Hingga laporan terakhir dihimpun, proses pembersihan masih berlangsung dan petugas terus bekerja memastikan jalur rumah warga kembali aman.
Upaya penanganan tidak hanya dilakukan oleh BPBD. Sejumlah unsur juga turut membantu di lapangan, antara lain Kasi Trantib Kecamatan Padang Selatan, pihak kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, personel BKO Satpol PP kecamatan, Dubalang, KSB, RT/RW, hingga warga setempat. Kolaborasi ini membuat proses penanganan berjalan lebih cepat meski kondisi medan cukup menantang.
"Kami kembali mengingatkan masyarakat agar segera melapor bila menemukan potensi bahaya seperti pohon miring, dahan rapuh, atau tanda-tanda ancaman lainnya. Layanan pengaduan dapat melalui call center (0751) 778775 atau WhatsApp 0858-9152-2181 yang siaga menerima laporan masyarakat.
Peristiwa pohon tumbang ini, kata Al Banna, kembali menunjukkan bahwa cuaca ekstrem masih menjadi ancaman bagi sejumlah wilayah di Padang.
"Kewaspadaan dan respons cepat menjadi kunci untuk meminimalkan risiko dan kerugian, terutama pada permukiman padat yang berada di bawah potensi bahaya pohon besar," tuturnya. (adl)
















